-->

UMKM Terdampak COVID Bertumbangan, Bantuan Pemerintah Diharapkan Bisa Lebih Tepat Sasaran

umkm terdampak covid

Suarajatim.com - Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM terdampak COVID yang belum mendapat bantuan pemerintah, terpaksa menghentikan operasi dan merumahkan karyawan akibat kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) yang diterapkan demi mencegah penularan COVID. 


Presiden Joko Widodo sendiri telah meminta jajarannya mempercepat pemberian bantuan untuk UMKM yang terdampak. Sebagaimana dipaparkan oleh Dimas Akbar, salah seorang pelaku UMKM, yang mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak para pelaku UMKM yang sudah berhenti berkegiatan.

Baca: DPRD Jatim Desak BUMD Turut Aktif Bangkitkan UMKM

“Menjelang bulan Ramadhan, biasanya pera penjual baju dan jajanan sedang sibuk-sibuknya memenuhi permintaan pasokan, namun saat ini keadaannya berbalik 180 derajat dari tahun lalu,” kata Dimas dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Media Center DPP PAN pada Jumat (17/4) siang.

Tentang skema bantuan pemerintah untuk UMKM, juga masih belum tersosialisasi dengan baik.

“Banyak rekan-rekan UMKM yang mengurungkan niat mengajukan karena mendengar informasi jika tahapannya cukup rumit. Demikian juga, yang sudah mengajukan dengan berbagai syarat yang terpenuhi tapi ternyata tidak terpilih mendapatkan bantuan. Atau dijanjikan diproses tapi belum tahu kapan bantuan itu akan diperoleh,” urai Dimas.

Terkait hal ini, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bima Yudhistira, mengatakan pemerintah perlu menetapkan sektor UMKM strategis, yang akan didahulukan dalam pemberian kredit modal kerja.

"Pemerintah bisa mendifinisikan strategisnya seperti apa. Tidak harus UMKM yang memang bergerak di bidang itu sebelumnya," kata Bima dalam diskusi yang digelar secara virtual itu.

"Contohnya banyak UMKM yang memproduksi pakaian, tapi mereka bisa bergerak memproduksi masker atau APD sehingga mereka bisa diberi bantuan," lanjutnya.

Dengan menentukan sektor prioritas, menurut Bima, skema bantuan ke UMKM terdampak covid itu akan lebih tepat sasaran. "Untuk UMKM yang pasarnya memang tergerus, bisa diberikan kemudahan izin, dan sebagainya, untuk memproduksi produk yg sedang banyak dibutuhkan.” Tandas Bima. //cw
LihatTutupKomentar