-->

Polda Jatim Lanjutkan Operasi Yustisi untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Operasi yustisi covid

Suarajatim.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta serta Panglima Koarmada II Laksamana muda Sudihartawan, Sabtu (26/12/2020) siang menghadiri Media Gathering bersama Gubernur Jatim membahas tentang "Antisipasi Dampak Natal dan Tahun Baru 2021 serta penanganan Covid-19" dengan tema; "Covid-19 Tidak Mengenal Pangkat, Jabatan dan ada di sekitar kita". Yang dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya.


Pemerintah Provinsi bersama jajaran TNI, Polri sudah berkoordinasi untuk melakukan Operasi Yustisi. Semua sudah sinergi didalam memerangi Covid-19 di Jatim.


Sementara itu Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta menjelaskan, bahwa penangananan Covid-19 di Jawa Timur ini ada beberapa struktur menghadapi Covid-19. Mulai dari Pemerintahan, Masyarakat yang satu sama lain bersatu menghadapi Covid-19.


Sehingga kita perlu melakukan komunikasi dalam menghadapi Covid-19. Polda Jatim sendiri sudah melakukan tiga kegiatan yang memang menjadi konsentrasi kami dalam menghadapi Covid-19 diantaranya, Operasi Yustisi, Pembentukan Kampung Tangguh dan Covid Hunter.


"Polda Jatim sendiri menjadi bagian struktur yang menangani Covid-19, sehingga kita sudah melakukan tiga hal untuk membantu Pemprov menangani penyebaran Covid-19 di Jatim," ucap Kapolda Jatim.


Operasi Yustisi dilaksanakan bersama-sama dengan pemerintah dan TNI, mulai dari bulan April sampai sekarang sudah ada 3.409 ribu kegiatan yang dilaksanakan selama tujuh bulan.


Dan ada 9 Juta teguran yang dilakukan bagi masyarakat yang belum menaati Protokol Kesehatan. Selain itu untuk denda sebanyak 4 Milliar lebih. Kampung Tangguh sendiri sudah tersebar 2.561 tersebar di seluruh provinsi.


"Sudah banyak teguran hingga denda dari Operasi Yustisi yang kami lakukan, sehingga diharapkan masyarakat tetap patuhi Prokes," sebutnya.


Sementara itu tim Covid Hunter tujuannya memindahkan orang yang tujuannya isolasi mandiri ke tempat karantina. Hari ini bersama dengan media untuk bersama sama menggaungkan bahwa Covid masih ada di sekitar kita.


"Sehingga Pemerintah, TNI dan Polri ini bisa melawan Covid dan bisa melewati bersama sama," pungkasnya.

LihatTutupKomentar