-->

Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota MPR Rizki Sadig Tegaskan Ada Diskontinyu Pembangunan


Suarajatim.com - Anggota Badan Pengkajian MPR RI, Ahmad Rizki Sadiq, menyatakan bahwa pelaksanaan rencana pembangunan berdasarkan Undang-Undang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (UU SPPN) pada prakteknya lebih mengutamakan visi/misi presiden yang ditawarkan saat kampanye pencalonannya.

“Inilah yang menyebabkan diskontinyu program pembangunan yang telah ada,” kata Rizki dalam Acara Penyerapan Aspirasi Masyarakat, di Graha Hotel Hayam Wuruk, Jl. Soekarno Hatta, Trenggalek, Selasa (6/4/2021).

Menurut Rizki, melaksanakan visi/misi presiden tidak salah, namun harus sejalan dengan rencana pembangunan nasional. Untuk itu diperlukan sebuah Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) atau Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) untuk menjaga kesinambungan pembangunan nasional.

“Disini lah titik di mana perlu sebuah Pokok-Pokok Haluan Negara atau GBHN agar kesinambungan dapat terjaga,” ungkap Rizki di depan sekitar 160 orang dari berbagai kelompok masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

Lebih lanjut anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN itu berharap agar masyarakat memberikan masukan sebagai bahan dalam proses pembahasan dan perumusan GBHN/PPHN di MPR RI.

“Salah satu upaya dalam menyerap masukan tentang perlu tidaknya GBHN/PPHN adalah kegiatan di Trenggalek ini,” ujar politisi yang juga menjabat Ketua DPW PAN Jawa Timur itu. HK


LihatTutupKomentar