iklan jual beli mobil

Peluang Pembiayaan Sosial Semakin Meningkat, Citi Dedikasikan Tim Bankir Khusus di Asia

Citi

SJT- Sebuah tim global yang terdiri dari para spesialis industri yang berdedikasi memberikan keahlian mereka untuk mendukung upaya kliendalam memperluas akses layanan dasar bagi kelompok masyarakat yang kurang terlayani. Para bankir yang berbasis di Asia ini akan menjangkau seluruh bisnis, termasuk perbankan korporasi dan perbankan komersial, di Vietnam, Singapura, Filipina, Malaysia, Thlaind, India, Bangladesh, Sri Lanka, dan termasuk di Indonesia. Di setiap negara tersebut, Citi telah mendedikasikan beberapa perusahaan yang akan bermitra dengan tim bisnis untuk mengembangkan program dan solusi pembiayaan, termasuk utang berjangka, obligasi, IPO, sekuritisasi, serta bermitra dengan lembaga pembangunan dan investor.

" Tim Citi akan menjamin ketersediaan produk dan layanan demi meningkatkan taraf hidup masyarakat yang kurang terlayani dan berpenghasilan rendah di negara- negara berkembang. Tim ini akan berfokus pada solusi yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat berpenghasilan rendah. Kami memiliki jaringan yang luas dan beragam di berbagai negara dan sektor di Asia, rmasuk inklusi ekonomi, layanan kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, dan pendidikan. Kami sangat antusias dengan peluang yang tersedia untuk menggunakan jaringan kami guna mendukung percepatan ekonomi untuk keluarga menengah kebawah" ungkap Jorge Rubio Nava, Global Head of Social Finance.

Batara Sianturi, CCO Citibank, N.A., Indonesia menjelaskan " Kami merupakan perusahaan  global terkemuka di dunia, kami membantu mendorong inklusi keuangan, meningkatkan akses terhadap layanan dasar, dan mengembangkan infrastruktur sosial. Citi secara global telah berkomitmen untuk mendanai dan memfasilitasi Keuangan Berkelanjutan sebesar $1 triliun pada tahun 2030. Untuk membantu mencapai komitmen tersebut, kami telah memperluas cakupan upaya pembiayaan sosial kami agar mampu menjangkau lebih banyak komunitas. Hal ini menegaskan kembali sejarah kami dalam mendorong dampak sosial positif pada komunitas menengah kebawah".

Fokus Citi yang semakin luas di Asia akan mendukung upaya perusahaan dalam pembiayaan sosial di Kawasan ini, yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir Di Indonesia sendiri, berbagai transaksi pembiayaan sosial telah dijalankan oleh Citibank. N.A. Indonesia (Citi Indonesia), salah satunya pemberian fasilitas pembiayaan bersama Bank BTN  senilai  $100  juta  pada  Mei  2022   dalam  membangun  2,.857  hunian  bagi  keluarga berpenghasilan rendah dan menengah.

Selain itu, Citi juga memberikan fasilitas pembiayaan sosial bersama Home Credit senilai Rp275 miliar pada Desember 2022.Fasilitas pembiayaan sosial ini bertujuan untuk membantu 44.600 masyarakat membeli perangkat digital dasar seperti ponsel pintar (smartphone) dan tablet, dimana hampir setengahnya adalah perempuan. Pada bulan Maret 2023, Citi Indonesia juga mengumumkan faislitas pembiayaan sosial bersama untuk PT Permodalan Nasional Madani (PNM) senilai Rp150 miliar, untuk membantu PNM dalam memperluas portfolio pinjaman mikro dan mendorong inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia yang kurang terlayani. Pembiayaan ini diahrapkan dapat menjangkau 52.500 pengusaha mikro yang mayoritas adalah perempuan.

Di wilayah Asia lainnya, Citi juga memobilisasi pendanaan sebesar $20 juta kepada ASA Filipina untuk mendukung pertumbuhan keuangan mikro bagi pengusaha perempuan; serta mendnai petani di India melalui kemitraan dengan IndusInd, yang diharapkan mampu mendorong inklusi ekonomi dan ketahanan pangan. Citi juga mendukung perintis transaksi penyeimbangan karbon sosial di Vietnam, yang membantu rumah tangga berpenghasilan rendah megnakses kompor hemat energi dan alat pemurni air, sekaligus memberikan peluang kerja bagi perempuan di komunitas pedesaan.

Seluruh transaksi yang dijalankan oleh Citi akan mendukung komitmen perusahaan untuk membiayai dan memfasilitasi Keuangan Berkelanjutan sebesar $1 triliun pada tahun 2030, serta membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. Hal ini juga turut berkontribusi terhadap upaya global Citi untuk mendukung kemajuan ekonomi bagi 15 juta rumah tangga berpenghasilan rendah 10 juta diantaranya adalah perempuan pada tahun 2025.


LihatTutupKomentar