PLN Tanam Pohon di Gardu Induk Jatigedong, Target Zero Accident Lewat Program GI AndalSUARAJATIM - PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) merayakan Hari Bumi dengan cara yang tidak biasa. Bukan sekadar seremonial, mereka turun langsung menanam pohon di kawasan Gardu Induk (GI) 150 kV Jatigedong, Jombang — melibatkan manajemen, pegawai, mitra kerja, hingga Srikandi PLN UIT JBM.
![]() |
| Pegawai dan Srikandi PLN UIT JBM menanam pohon di Gardu Induk 150 kV Jatigedong dalam peringatan Hari Bumi |
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menjelaskan apa yang sesungguhnya ingin dicapai lewat program itu.
"Program GI Andal merupakan upaya berkelanjutan PLN dalam memastikan kondisi gardu induk tetap terjaga dari sisi keselamatan, keandalan peralatan, serta kenyamanan lingkungan kerja. Melalui penerapan prinsip tersebut, PLN menargetkan terwujudnya zero accident dan zero breakdown, sehingga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat dapat terus terjaga," jelas Ika.
![]() |
| Jajaran manajemen, pegawai, mitra kerja, dan Srikandi PLN UIT JBM menggelar penanaman pohon di lingkungan GI 150 kV Jatigedong, Jombang, akhir April lalu. |
PLN UIT JBM memilih GI Jatigedong sebagai lokasi pelaksanaan karena gardu induk ini menjadi salah satu titik vital dalam jaringan transmisi Jawa Timur. Menjaga operasionalnya tetap andal sekaligus menjaga lingkungan sekitarnya menjadi dua hal yang dijalankan bersamaan.
Program GI Andal sendiri dirancang agar setiap gardu induk beroperasi dalam kondisi prima dari berbagai sisi — bukan hanya teknis, tapi juga dari aspek keselamatan kerja dan kenyamanan lingkungan. Target zero accident dan zero breakdown menjadi tolok ukur keberhasilan yang ingin dicapai PLN di setiap unit.
Dengan momentum Hari Bumi, PLN UIT JBM mengirim pesan bahwa infrastruktur energi dan kelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan — dan Jatigedong jadi bukti pertamanya tahun ini.


