SUARAJATIM – Mobil yang tertutup abu vulkanik perlu dibersihkan dengan cara yang tepat. Partikel abu berukuran halus dapat menimbulkan goresan pada cat dan kaca apabila langsung digosok menggunakan kain kering. Pemilik kendaraan juga perlu memeriksa sejumlah bagian mobil sebelum kembali menggunakannya untuk aktivitas sehari-hari.
Abu vulkanik yang terbawa angin dapat menempel pada bodi, kaca, velg, hingga bagian kolong kendaraan. Jika paparan cukup berat, partikel tersebut juga berpotensi masuk ke ruang mesin dan sistem ventilasi kabin.
Karena itu, membersihkan mobil setelah hujan abu tidak cukup hanya dengan mengelap bagian yang terlihat kotor. Ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan agar proses pembersihan tidak menimbulkan masalah baru.
Bilas Mobil Sebelum Menggunakan Lap
Kesalahan yang perlu dihindari adalah langsung mengelap bodi mobil ketika abu masih menempel dalam kondisi kering. Gesekan antara kain dan partikel abu dapat meninggalkan baret halus pada permukaan cat.
Langkah pertama yang disarankan adalah membilas seluruh bagian kendaraan menggunakan air untuk mengangkat sebanyak mungkin abu. Setelah itu, mobil dapat dicuci menggunakan sampo khusus kendaraan.
Gunakan spons atau kain microfiber yang bersih dan lakukan pencucian secara perlahan. Hindari menggunakan lap yang sudah dipenuhi abu karena partikel yang tertinggal dapat kembali bergesekan dengan permukaan bodi.
“Bilas seluruh bagian mobil terlebih dahulu menggunakan air untuk mengangkat sebanyak mungkin abu dari permukaan. Setelah itu, cuci menggunakan sampo khusus kendaraan dan spons atau kain microfiber yang bersih. Lakukan secara perlahan dan jangan menggunakan kain yang sudah dipenuhi abu,” jelas Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Jakarta Selatan.
Kaca depan juga perlu dibersihkan sebelum wiper dioperasikan. Menggerakkan wiper di atas kaca yang masih dipenuhi abu kering berpotensi menimbulkan goresan dan mengurangi kejernihan pandangan.
Periksa Filter Udara dan AC Mobil
Setelah membersihkan bagian luar, pemilik kendaraan sebaiknya memperhatikan filter udara mesin. Abu yang masuk melalui saluran udara dapat menumpuk pada filter dan menghambat aliran udara menuju mesin.
Jika mobil digunakan di wilayah yang mengalami hujan abu cukup berat, pemeriksaan filter udara perlu diprioritaskan. Pembersihan atau penggantian dilakukan sesuai kondisi filter dan rekomendasi pabrikan.
Filter kabin juga perlu diperiksa karena abu dapat masuk melalui sistem ventilasi. Penumpukan kotoran pada filter berpotensi mengurangi aliran udara dari AC dan memengaruhi kenyamanan penumpang.
Apabila abu terlihat menumpuk dalam jumlah besar, pemilik kendaraan sebaiknya meminta teknisi memeriksa sistem ventilasi dan ruang mesin untuk memastikan tidak ada bagian yang mengalami gangguan.
Jangan Sembarangan Menyemprot Ruang Mesin
Ruang mesin termasuk bagian yang perlu dibersihkan secara hati-hati. Abu dapat menempel di sekitar saluran udara, konektor kelistrikan, alternator, sensor, dan komponen elektronik lainnya.
Hindari menyemprot ruang mesin menggunakan air bertekanan tinggi secara sembarangan. Pembersihan yang tidak tepat berisiko membuat air masuk ke bagian yang sensitif.
“Jika abu masuk cukup banyak ke ruang mesin, pemeriksaan oleh teknisi atau bengkel dapat dilakukan untuk memastikan tidak ada komponen yang mengalami gangguan,” ujar Roni.
Jika kendaraan terpapar abu tebal atau pemilik mobil tidak mengetahui cara membersihkan ruang mesin dengan aman, pemeriksaan di bengkel menjadi pilihan yang lebih tepat.
Cek Ban, Rem, dan Kolong Kendaraan
Bagian bawah mobil juga tidak boleh luput dari pemeriksaan. Abu vulkanik dapat menempel pada velg, ban, kolong, serta komponen kaki-kaki.
Bersihkan bagian tersebut dengan metode yang aman. Perhatikan pula kondisi sekitar sistem pengereman, terutama jika mobil digunakan melewati jalan yang tertutup abu atau material vulkanik.
Sebelum kembali berkendara, pastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan dan kondisi telapak ban masih layak. Pengemudi juga perlu mewaspadai permukaan jalan yang licin akibat campuran abu dan air hujan.
Apabila jalan masih tertutup abu, kurangi kecepatan dan jaga jarak dengan kendaraan di depan. Hindari pengereman mendadak serta berkendara terlalu cepat karena daya cengkeram ban dapat berkurang.
Kapan Mobil Perlu Dibawa ke Bengkel?
Pembersihan mandiri dapat dilakukan untuk mengangkat abu pada permukaan kendaraan selama menggunakan metode yang benar. Namun, paparan abu dalam jumlah besar memerlukan perhatian lebih.
Pemilik mobil sebaiknya mempertimbangkan pemeriksaan di bengkel apabila abu menumpuk di ruang mesin, filter udara sangat kotor, aliran AC berkurang, atau muncul gejala yang tidak biasa setelah kendaraan digunakan.
Bagi pemilik Peugeot, pemeriksaan di bengkel resmi Astra Peugeot dapat menjadi pilihan untuk mengevaluasi kondisi kendaraan setelah terpapar abu vulkanik.
Dengan membersihkan mobil secara bertahap dan memeriksa bagian-bagian penting, pemilik kendaraan dapat mengurangi risiko baret maupun gangguan komponen. Mobil pun dapat kembali digunakan dengan kondisi yang lebih terjaga setelah melewati paparan abu vulkanik.
![]() |
| Cara membersihkan mobil yang terkena abu vulkanik dengan membilas bodi sebelum menggunakan sampo dan kain microfiber. |
Karena itu, membersihkan mobil setelah hujan abu tidak cukup hanya dengan mengelap bagian yang terlihat kotor. Ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan agar proses pembersihan tidak menimbulkan masalah baru.
Bilas Mobil Sebelum Menggunakan Lap
Kesalahan yang perlu dihindari adalah langsung mengelap bodi mobil ketika abu masih menempel dalam kondisi kering. Gesekan antara kain dan partikel abu dapat meninggalkan baret halus pada permukaan cat.
Langkah pertama yang disarankan adalah membilas seluruh bagian kendaraan menggunakan air untuk mengangkat sebanyak mungkin abu. Setelah itu, mobil dapat dicuci menggunakan sampo khusus kendaraan.
Gunakan spons atau kain microfiber yang bersih dan lakukan pencucian secara perlahan. Hindari menggunakan lap yang sudah dipenuhi abu karena partikel yang tertinggal dapat kembali bergesekan dengan permukaan bodi.
“Bilas seluruh bagian mobil terlebih dahulu menggunakan air untuk mengangkat sebanyak mungkin abu dari permukaan. Setelah itu, cuci menggunakan sampo khusus kendaraan dan spons atau kain microfiber yang bersih. Lakukan secara perlahan dan jangan menggunakan kain yang sudah dipenuhi abu,” jelas Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Jakarta Selatan.
Kaca depan juga perlu dibersihkan sebelum wiper dioperasikan. Menggerakkan wiper di atas kaca yang masih dipenuhi abu kering berpotensi menimbulkan goresan dan mengurangi kejernihan pandangan.
Periksa Filter Udara dan AC Mobil
Setelah membersihkan bagian luar, pemilik kendaraan sebaiknya memperhatikan filter udara mesin. Abu yang masuk melalui saluran udara dapat menumpuk pada filter dan menghambat aliran udara menuju mesin.
Jika mobil digunakan di wilayah yang mengalami hujan abu cukup berat, pemeriksaan filter udara perlu diprioritaskan. Pembersihan atau penggantian dilakukan sesuai kondisi filter dan rekomendasi pabrikan.
Filter kabin juga perlu diperiksa karena abu dapat masuk melalui sistem ventilasi. Penumpukan kotoran pada filter berpotensi mengurangi aliran udara dari AC dan memengaruhi kenyamanan penumpang.
Apabila abu terlihat menumpuk dalam jumlah besar, pemilik kendaraan sebaiknya meminta teknisi memeriksa sistem ventilasi dan ruang mesin untuk memastikan tidak ada bagian yang mengalami gangguan.
Jangan Sembarangan Menyemprot Ruang Mesin
Ruang mesin termasuk bagian yang perlu dibersihkan secara hati-hati. Abu dapat menempel di sekitar saluran udara, konektor kelistrikan, alternator, sensor, dan komponen elektronik lainnya.
Hindari menyemprot ruang mesin menggunakan air bertekanan tinggi secara sembarangan. Pembersihan yang tidak tepat berisiko membuat air masuk ke bagian yang sensitif.
“Jika abu masuk cukup banyak ke ruang mesin, pemeriksaan oleh teknisi atau bengkel dapat dilakukan untuk memastikan tidak ada komponen yang mengalami gangguan,” ujar Roni.
Jika kendaraan terpapar abu tebal atau pemilik mobil tidak mengetahui cara membersihkan ruang mesin dengan aman, pemeriksaan di bengkel menjadi pilihan yang lebih tepat.
Cek Ban, Rem, dan Kolong Kendaraan
Bagian bawah mobil juga tidak boleh luput dari pemeriksaan. Abu vulkanik dapat menempel pada velg, ban, kolong, serta komponen kaki-kaki.
Bersihkan bagian tersebut dengan metode yang aman. Perhatikan pula kondisi sekitar sistem pengereman, terutama jika mobil digunakan melewati jalan yang tertutup abu atau material vulkanik.
Sebelum kembali berkendara, pastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan dan kondisi telapak ban masih layak. Pengemudi juga perlu mewaspadai permukaan jalan yang licin akibat campuran abu dan air hujan.
Apabila jalan masih tertutup abu, kurangi kecepatan dan jaga jarak dengan kendaraan di depan. Hindari pengereman mendadak serta berkendara terlalu cepat karena daya cengkeram ban dapat berkurang.
Kapan Mobil Perlu Dibawa ke Bengkel?
Pembersihan mandiri dapat dilakukan untuk mengangkat abu pada permukaan kendaraan selama menggunakan metode yang benar. Namun, paparan abu dalam jumlah besar memerlukan perhatian lebih.
Pemilik mobil sebaiknya mempertimbangkan pemeriksaan di bengkel apabila abu menumpuk di ruang mesin, filter udara sangat kotor, aliran AC berkurang, atau muncul gejala yang tidak biasa setelah kendaraan digunakan.
Bagi pemilik Peugeot, pemeriksaan di bengkel resmi Astra Peugeot dapat menjadi pilihan untuk mengevaluasi kondisi kendaraan setelah terpapar abu vulkanik.
Dengan membersihkan mobil secara bertahap dan memeriksa bagian-bagian penting, pemilik kendaraan dapat mengurangi risiko baret maupun gangguan komponen. Mobil pun dapat kembali digunakan dengan kondisi yang lebih terjaga setelah melewati paparan abu vulkanik.

