Citi Berikan Rp 390 Milyar Untuk Tuntaskan Masalah Tunawisma Dalam Global Innovation Challenge

 

Citi


SJT- Citi Foundation mengeluarkan Request for Proposal (RFP) untuk Global Innovation Challenge, sebuah model pendanaan untuk memperluas dampak organisasi nirlaba di seluruh dunia dalam mengatasi beberapa isu paling mendesak dalam masyarakat. Global Innovation Challenge 2024 menyediakan dana sebesar $25 juta atau sekitar Rp390 miliar secara kolektif kepada 50 organisasi masyarakat yang bekerja dengan cara-cara baru untuk mengatasi masalah tunawisma.

Keterbatasan perumahan merupakan salah satu kekhawatiran global, dan PBB memperkirakan sekitar 150 juta orang di seluruh dunia tidak memiliki tempat tinggal. Kondisi tersebut dapat membawa dampak ekonomi yang signifikan pada masyarakat kelas bawah yang terpinggirkan. Salah satunya muncul keberadaan anak jalanan, terlantar, maupun kelompok rentan. 

“Hari ini, permasalahan tunawisma meningkat di banyak masyarakat di seluruh dunia dan muncul dalam berbagai bentuk serta memerlukan solusi yang unik,” ujar Brenda McHale, President of the Citi Foundation and Head of Citi Community Investing & Development. “Melalui Global Innovation Challenge tahun ini, kami menyediakan modal filantropi yang akan membantu membuka pintu dan upaya penerapan berbagai solusi untuk menghadapi permasalahan tunawisma. Kami juga berharap bahwa hal ini dapat memicu perubahan yang berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat di seluruh dunia.”

Kurangnya perumahan yang layak dan terjangkau menjadi tantangan yang berkepanjangan dan sulit di Indonesia. Data dari Housing and Real Estate Information System (HREIS) Kementerian PUPR pada tahun 2021 menunjukan 29,6 juta rumah tangga di Indonesia saat ini tinggal di perumahan di bawah standar. Kurangnya pilihan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah telah menyebabkan kepadatan penduduk dan tumbuhnya daerah kumuh yang dipenuhi dengan perumahan di bawah standar. Permasalahan tersebut menegaskan urgensi solusi inovatif dalam menangani tidak hanya kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga kesejahteraan bagi kelompok rentan.

Batara Sianturi, CEO Citibank, N.A., Indonesia mengatakan, “Akses terhadap rumah layak huni bukan hanya merupakan hak asasi manusia, namun juga merupakan faktor penting bagi kesejahteraan individu, keluarga, dan masyarakat. Melalui Global Innovation Challenge 2024, kami mendukung organisasi nirlaba di Indonesia untuk menemukan solusi inovatif dengan menciptakan peluang bagi kelompok terpinggirkan untuk meningkatkan kemampuan mereka guna mencapai potensi maksimal menjadi bagian masyarakat yang produktif.”


 

LihatTutupKomentar