BRI BO Jemursari Perkuat Pendampingan UMKM, Dorong Toko Sembako Naik Kelas Lewat Digitalisasi

SUARAJATIM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan berkelanjutan, perluasan akses pembiayaan, serta pemanfaatan layanan perbankan digital. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi BRI dalam mendorong inklusi keuangan sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

Komitmen tersebut diwujudkan oleh BRI Branch Office (BO) Surabaya Jemursari melalui kemitraan dengan Ibu Riyanto, nasabah yang menjalankan usaha toko sembako di Surabaya. Dukungan layanan perbankan BRI membantu aktivitas operasional usaha, mulai dari transaksi pembayaran hingga pengelolaan keuangan yang semakin modern dan efisien.

Pemanfaatan layanan digital, seperti QRIS untuk transaksi nontunai dan BRImo untuk kebutuhan perbankan sehari-hari, memberikan alternatif transaksi yang lebih praktis bagi pelaku usaha maupun pelanggan. Dukungan tersebut juga melengkapi kebutuhan permodalan kerja untuk menunjang keberlangsungan bisnis.

Branch Office Head BRI BO Surabaya Jemursari, Octarez Abi Ibrahim menegaskan bahwa peran BRI tidak berhenti pada penyediaan produk perbankan, tetapi juga mencakup edukasi dan pendampingan agar nasabah dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

"Inklusi keuangan bukan sekadar memberikan akses terhadap rekening bank atau pembiayaan modal usaha, melainkan bagaimana kita mengedukasi dan mendampingi para pelaku UMKM agar dapat mengelola keuangan secara modern, transparan, dan efisien. Kami sangat mengapresiasi semangat Ibu Riyanto dan keluarga dalam memanfaatkan ekosistem digital BRI untuk memajukan usaha toko sembakonya," ujar Octarez Abi Ibrahim, Rabu (28/10/2026).

Bagi BRI, pendampingan nasabah merupakan bagian penting dari upaya membangun hubungan perbankan yang berkelanjutan. Melalui pemanfaatan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan usaha, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses terhadap layanan keuangan formal, dan memiliki fondasi usaha yang lebih kuat.

"Dalam bisnis toko sembako yang mengandalkan transaksi harian, kemudahan pembayaran dan pengelolaan keuangan menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran aktivitas usaha. Kehadiran QRIS memberikan pilihan pembayaran nontunai bagi pelanggan, sementara BRImo memudahkan akses terhadap layanan perbankan digital," ucap Octarez.

BRI BO Surabaya Jemursari pun terus mendorong semakin banyak pelaku UMKM untuk mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan formal, termasuk transaksi digital dan fasilitas pembiayaan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku, mengingat mereka harus beradaptasi dengan kebutuhan konsumen yang semakin mengutamakan kecepatan dan kepraktisan.

Langkah ini sejalan dengan upaya memperluas inklusi dan literasi keuangan, terutama bagi pelaku usaha mikro yang menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Semakin baik akses dan pemahaman terhadap layanan keuangan, semakin besar pula peluang UMKM untuk mengelola arus kas secara lebih tertib dan menjalankan usaha secara berkelanjutan.

Ibu Riyanto pun mengapresiasi layanan BRI yang selama ini membantu kelancaran usaha toko sembakonya. Pelayanannya mudah, cepat, dan sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari. "Dengan adanya QRIS, pelanggan memiliki pilihan pembayaran yang lebih praktis, sementara BRImo memudahkan kami mengakses layanan perbankan kapan saja. Kami merasa terbantu dengan dukungan BRI dan berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut agar usaha kami semakin berkembang," ujarnya.

Ke depan, BRI BO Surabaya Jemursari berharap pendekatan tersebut dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha lokal, sehingga manfaat digitalisasi dan inklusi keuangan semakin luas dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Surabaya dan sekitarnya.
LihatTutupKomentar