SUARAJATIM - Peralihan musim hujan menuju kemarau menghadirkan tantangan tersendiri bagi pemilik kendaraan. Di balik perubahan cuaca yang sulit diprediksi, terdapat peluang bagi industri layanan purna jual otomotif untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap pentingnya perawatan kendaraan secara berkala.
“Banyak pemilik kendaraan fokus pada mesin atau ban, namun melupakan komponen kecil seperti wiper dan washer. Padahal keduanya sangat penting untuk keselamatan berkendara, terutama di musim pancaroba,” ujar Rafii Sinurat, Head of After Sales Astra Peugeot.
Pernyataan tersebut menggambarkan masih besarnya ruang edukasi di sektor aftersales otomotif. Wiper dan washer memang bukan komponen yang memiliki nilai penggantian besar seperti ban atau sistem pengereman. Namun, keduanya memiliki fungsi krusial dalam menjaga visibilitas pengemudi saat hujan maupun ketika kaca depan tertutup debu.
Dari sisi bisnis, musim pancaroba menjadi momentum bagi bengkel resmi dan jaringan layanan purna jual untuk meningkatkan aktivitas perawatan preventif. Pemeriksaan komponen sederhana seperti karet wiper, nozzle washer, hingga cairan pembersih kaca menjadi bagian dari layanan yang dapat membantu menjaga kondisi kendaraan tetap optimal.
Astra Peugeot mencatat salah satu kebiasaan yang masih sering ditemui adalah penggunaan air biasa untuk mengisi tabung washer. Praktik ini dianggap kurang ideal karena berpotensi menimbulkan endapan pada saluran semprotan air.
“Penggunaan air biasa berpotensi menimbulkan endapan pada saluran washer sehingga semprotan menjadi tidak maksimal. Washer fluid diformulasikan untuk membantu menjaga kebersihan sistem sekaligus membuat kaca lebih bersih saat digunakan,” lanjut Rafii.
Penggunaan cairan washer khusus juga mencerminkan meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap produk pendukung perawatan kendaraan. Segmen ini menjadi salah satu pasar yang terus bergerak seiring bertambahnya populasi kendaraan dan meningkatnya kesadaran pemilik mobil terhadap aspek keselamatan.
Astra Peugeot merekomendasikan pemeriksaan wiper secara berkala, terutama menjelang musim hujan. Penggantian karet wiper umumnya dilakukan setiap enam hingga 12 bulan, tergantung intensitas penggunaan kendaraan dan kondisi lingkungan.
Selain itu, kondisi pompa washer serta arah semprotan nozzle juga perlu diperhatikan agar tetap bekerja optimal. Perawatan yang relatif sederhana tersebut dapat membantu mencegah gangguan visibilitas ketika kendaraan digunakan dalam kondisi cuaca berubah cepat.
Bagi industri otomotif, layanan purna jual kini menjadi salah satu sumber pertumbuhan yang penting. Edukasi mengenai perawatan komponen kendaraan bukan hanya berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menciptakan peluang bisnis melalui peningkatan kunjungan konsumen ke bengkel resmi dan penjualan suku cadang maupun cairan perawatan kendaraan.
Saat cuaca semakin sulit diprediksi, perhatian terhadap komponen kecil seperti wiper dan washer justru menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan sekaligus membuka potensi pertumbuhan pasar layanan aftersales otomotif.
![]() |
| Musim pancaroba menjadi momentum bagi bisnis layanan purna jual otomotif melalui peningkatan kebutuhan perawatan komponen kendaraan. |
Pernyataan tersebut menggambarkan masih besarnya ruang edukasi di sektor aftersales otomotif. Wiper dan washer memang bukan komponen yang memiliki nilai penggantian besar seperti ban atau sistem pengereman. Namun, keduanya memiliki fungsi krusial dalam menjaga visibilitas pengemudi saat hujan maupun ketika kaca depan tertutup debu.
Dari sisi bisnis, musim pancaroba menjadi momentum bagi bengkel resmi dan jaringan layanan purna jual untuk meningkatkan aktivitas perawatan preventif. Pemeriksaan komponen sederhana seperti karet wiper, nozzle washer, hingga cairan pembersih kaca menjadi bagian dari layanan yang dapat membantu menjaga kondisi kendaraan tetap optimal.
Astra Peugeot mencatat salah satu kebiasaan yang masih sering ditemui adalah penggunaan air biasa untuk mengisi tabung washer. Praktik ini dianggap kurang ideal karena berpotensi menimbulkan endapan pada saluran semprotan air.
“Penggunaan air biasa berpotensi menimbulkan endapan pada saluran washer sehingga semprotan menjadi tidak maksimal. Washer fluid diformulasikan untuk membantu menjaga kebersihan sistem sekaligus membuat kaca lebih bersih saat digunakan,” lanjut Rafii.
Penggunaan cairan washer khusus juga mencerminkan meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap produk pendukung perawatan kendaraan. Segmen ini menjadi salah satu pasar yang terus bergerak seiring bertambahnya populasi kendaraan dan meningkatnya kesadaran pemilik mobil terhadap aspek keselamatan.
Astra Peugeot merekomendasikan pemeriksaan wiper secara berkala, terutama menjelang musim hujan. Penggantian karet wiper umumnya dilakukan setiap enam hingga 12 bulan, tergantung intensitas penggunaan kendaraan dan kondisi lingkungan.
Selain itu, kondisi pompa washer serta arah semprotan nozzle juga perlu diperhatikan agar tetap bekerja optimal. Perawatan yang relatif sederhana tersebut dapat membantu mencegah gangguan visibilitas ketika kendaraan digunakan dalam kondisi cuaca berubah cepat.
Bagi industri otomotif, layanan purna jual kini menjadi salah satu sumber pertumbuhan yang penting. Edukasi mengenai perawatan komponen kendaraan bukan hanya berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menciptakan peluang bisnis melalui peningkatan kunjungan konsumen ke bengkel resmi dan penjualan suku cadang maupun cairan perawatan kendaraan.
Saat cuaca semakin sulit diprediksi, perhatian terhadap komponen kecil seperti wiper dan washer justru menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan sekaligus membuka potensi pertumbuhan pasar layanan aftersales otomotif.

