Catat Rute 24 Maret! Demo Ribuan Driver Online se-Jatim. Gubernur dan Menhub Harus Hadir Mediasi

demo driver online surabayafoto:dok

Surabaya, Suarajatim.com - Ribuan driver online yang tergabung dalam Frontal (Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal) Jawa Timur tetap sepakat akan melakukan aksi demo damai turun ke jalan pada Kamis (24 Maret).

Karena hasil zoom meeting dengan pihak pemerintah diwakili Budi Setiadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan di hall yang berlokasi di DitIntelkam Polda Jawa Timur, Selasa (22/3) dianggap tidak memuaskan oleh empat perwakilan Frontal Jawa Timur yang hadir.

Siap-Siap 24 Maret Macet Total, Ojol Se-Jatim Demo Di Surabaya

Kata Tito Ahmad, salah satu perwakilan Frontal Jawa Timur yang hadir dalam zoom meeting tersebut, Frontal Jawa Timur tetap ingin Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur dan Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan hadir saat mediasi di lokasi tujuan akhir demo yakni di Grahadi pada Kamis (24/3).

“Jika Pak Budi Karya Sumadi (Menhub) berhalangan hadir karena ada tugas negara lainnya, minimal ada yang mewakili yakni Pak Budi Setiadi selaku Dirjenhubdar. Tujuannya, agar melihat langsung realita di lapangan khususnya mengenai tarif yang saat ini ditetapkan aplikator di Jawa Timur khususnya di Surabaya yang tidak sesuai dengan PM 12 dan KP 348,” ujar Tito.

Ditambahkannya, Frontal juga mendorong pemerintah untuk meninjau dan menindak aplikasi baru yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, ke depan, pihak Frontal juga berharap agar pihaknya dilibatkan terkait permasalahan tarif yang dituangkan sebagai acuan aturan dalam KP 348.

Sementara itu, Daniel Lukas Rorong Humas Frontal Jawa Timur menjelaskan, ribuan peserta aksi akan mendatangi beberapa titik lokasi dengan cara berkonvoi melewati beberapa rute.

FRONTAL Siap Demo Lagi: Minyak Goreng Aja Naik, Masak Tarif Ojol Malah Turun?

Daniel menjelaskan, titik kumpul peserta aksi akan berlokasi di frontage depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani Surabaya pada pukul 07.00, dan bergeser ke kantor Diskominfo Jawa Timur.

Peserta aksi akan melanjutkan konvoi ke kantor Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XI Jawa Timur dan Polda Jawa Timur di kawasan yang sama yakni Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Setelahnya, aksi akan berlanjut ke kantor perwakilan 4 aplikator yakni Shoppee di Jalan Ronggolawe, Gojek di Raya Ngagel, Grab di Plasa Boulevard Pemuda di depan WTC, dan In Driver di MNC Tower di TAIS Nasution.

Masa aksi juga akan bergerak ke Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil IV Jawa Timur di Jalan Basuki Rachmad, DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura dan berakhir di Grahadi Jalan Gubernur Suryo.

Daniel juga meminta maaf, jika nantinya aksi akan menimbulkan dampak kemacetan pada rute-rute yang akan dilewati. Selain itu, para peserta aksi dari berbagai wilayah juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan anarkis selama aksi demo damai berlangsung, serta senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

“Tak hanya dari Surabaya saja, peserta aksi juga ada perwakilan dari Gresik, Lamongan, Tuban, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, Jember bahkan ada juga yang berasal dari Banyuwangi,” tandasnya.(*)
LihatTutupKomentar