Jalur Mudik Jatim Dijaga, Jasa Raharja Siagakan Pos Layanan dan Ratusan Personel

Mudik Lebaran 2026, Jasa Raharja Jatim Siagakan 152 Personel dan Pos Terpadu di 4 Titik
SUARAJATIM - Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa. Ribuan kendaraan diprediksi memadati jalur utama Jawa Timur dalam beberapa pekan ke depan. Menghadapi situasi ini, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur menyiagakan berbagai layanan agar pemudik tetap merasa aman selama perjalanan.
Pos pelayanan mudik Jasa Raharja Jawa Timur periode Lebaran 2026
Jasa Raharja Jawa Timur menyiapkan pos pelayanan terpadu dan ratusan personel untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026. (Dwi Sasono, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur, 13/3/2026)
“Kami memastikan pelayanan santunan berjalan cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat. Jasa Raharja hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama mudik,” ujar Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur, Dwi Sasono. 

Untuk menghadapi periode Siaga Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Jasa Raharja Jatim menyiapkan Pos Pelayanan Terpadu di empat lokasi. Pos tersebut berada di Pos Karanglo Malang, Pos Monumen Soerjo Ngawi, Pos Omah Jowo Magetan, serta Pos Simpang 3 Suboh Besuki. Pos ini menjadi titik layanan bagi pengguna jalan selama masa mudik dan arus balik Lebaran. 

Keberadaan pos layanan tersebut melibatkan berbagai instansi. Kepolisian Daerah Jawa Timur, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta pemerintah daerah ikut terlibat dalam operasionalnya. Kolaborasi ini memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat ketika terjadi kondisi darurat di jalur mudik. 

Selama masa siaga, Jasa Raharja Jawa Timur mengerahkan 152 personel yang berjaga selama 24 jam. Mereka tersebar di satu Posko Induk kantor wilayah, delapan Posko kantor cabang, serta lima Posko kantor pelayanan di berbagai daerah. 

Jasa Raharja juga telah bekerja sama dengan 359 rumah sakit di wilayah Jawa Timur. Jika terjadi kecelakaan, korban luka yang dirawat di rumah sakit dapat langsung dijamin melalui aplikasi JRCare. Sistem ini memungkinkan proses penjaminan biaya perawatan berlangsung secara realtime. 

Sepanjang tahun 2025, Jasa Raharja Jawa Timur menyalurkan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas sebesar Rp692 miliar. Penyaluran ini dilakukan melalui layanan digital serta koordinasi lintas instansi yang terus diperkuat. 

Dwi Sasono juga mengingatkan pemudik agar mempersiapkan perjalanan dengan matang. Ia meminta masyarakat memastikan kondisi tubuh tetap prima serta kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum menempuh perjalanan jauh. 

“Kami juga mengingatkan para pemudik untuk mematuhi ketentuan berlalu lintas, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, dan memastikan kendaraan telah dalam kondisi laik jalan,” tambahnya. 

Selain itu, Jasa Raharja mengingatkan pentingnya pengesahan STNK, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Bagi pengguna angkutan umum, masyarakat diminta memastikan kendaraan yang digunakan telah melunasi Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU). 

Selama periode libur Idul Fitri 1447 H, pelayanan Kantor Bersama Samsat akan diliburkan pada 18–24 Maret 2026. Meski demikian, pembayaran PKB dan SWDKLLJ tetap dapat dilakukan melalui berbagai kanal digital seperti aplikasi Signal, gerai Indomaret, Alfamart, dan layanan E-Samsat Jawa Timur lainnya. 

Di akhir keterangannya, Dwi Sasono berharap perjalanan mudik tahun ini berjalan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.

“Mari kita jadikan mudik sebagai momen bahagia, bukan duka di jalan,” tutupnya.
LihatTutupKomentar