Bagi-Bagi Uang Tunai ke Pengemudi Ojol Berusia 50 Tahun Lebih, PLN Gresik Bikin Baper di Ramadan

SUARAJATIM — PLN UIT JBM punya cara sendiri untuk mengisi Ramadan. Bukan sekadar buka puasa bersama pegawai, mereka turun langsung menyapa para pengemudi ojek online — khususnya yang sudah berusia di atas 50 tahun — dan menyerahkan uang tunai langsung ke tangan para pejuang jalanan itu.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, terang-terangan menyebut Ramadan sebagai waktu paling pas untuk membuktikan kepedulian.
PLN UIT JBM menyerahkan bantuan uang tunai kepada pengemudi ojek online berusia di atas 50 tahun dalam program ES CENDOL di Gresik saat Ramadan
Perwakilan manajemen PLN UIT JBM menyerahkan bantuan kepada 30 pengemudi ojek online berusia di atas 50 tahun di Gresik dalam program ES CENDOL pada Jumat (6/3). [Foto: PLN UIT JBM]
"Ramadan adalah momen yang sangat tepat untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui program ES CENDOL ini, kami ingin memberikan apresiasi sekaligus semangat kepada para driver ojek online yang tetap bekerja keras di usia yang tidak lagi muda. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka serta menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari," kata Ika Sudarmaja, General Manager PLN UIT JBM.

Program ini diberi nama ES CENDOL, kependekan dari Berbagi Semangat Ceria Ramadhan Driver Online. Nama yang ceria, isinya pun tidak main-main. Sebanyak 30 pengemudi ojek online dipilih sebagai penerima, bukan sembarang pilih — mereka adalah para bapak dan ibu yang sudah melewati usia 50 tahun, namun masih ngotot banting tulang demi dapur tetap ngebul.

Kegiatan ini digelar oleh PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gresik pada Jumat, 6 Maret lalu. Bagi para penerima, bantuan uang tunai yang diserahkan PLN bukan hanya soal nominal. Lebih dari itu, ini soal rasa dilihat dan dihargai — sesuatu yang jarang didapat para ojol senior di tengah kerasnya persaingan aplikasi.
Ika juga menegaskan bahwa semangat berbagi ini bukan hanya ditujukan ke luar, tapi juga ingin menumbuhkan nilai dari dalam tubuh PLN sendiri.

"Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima, tetapi juga menumbuhkan nilai empati dan kepedulian di antara insan PLN untuk terus menebar kebaikan kepada sesama," lanjut Ika Sudarmaja.

ES CENDOL masuk dalam rangkaian program Ramadan yang tahun ini diinisiasi oleh PLN UPT Gresik. Pesannya sederhana tapi kena: bulan puasa bukan cuma soal menahan lapar dan dahaga, tapi juga soal siapa yang kita ingat saat kita punya kesempatan untuk memberi.

PLN UIT JBM berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan makin mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Karena energi yang sesungguhnya, kata mereka, bukan hanya listrik yang mengalir di kabel — tapi juga kebaikan yang mengalir antar sesama manusia.
LihatTutupKomentar