OTOJATIM - Banyak pemilik mobil masih menganggap ganti ban semudah pilih merek lalu bayar. Kenyataannya, khususnya untuk pengguna Peugeot, proses ini jauh lebih kompleks dari yang terlihat. Ada sederet faktor teknis yang kalau diabaikan, bisa berujung pada masalah keselamatan serius di jalan.
"Ban merupakan satu-satunya komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan. Pemilik kendaraan Peugeot harus memastikan spesifikasi ban sesuai standar pabrikan agar kenyamanan dan keamanan tetap optimal," tegas Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Jakarta Selatan.
Poin pertama yang wajib diperhatikan adalah ukuran. Setiap model Peugeot punya ukuran ban yang sudah disesuaikan dengan desain suspensi dan sistem kendaraannya. Mengubah ukuran terlalu jauh dari standar—misalnya dari 215/60 R17 ke dimensi lain yang tidak sesuai—bisa memengaruhi kenyamanan, konsumsi bahan bakar, bahkan akurasi speedometer.
Selanjutnya soal load index dan speed rating, dua indikator yang kerap dianggap remeh. Load index menunjukkan kemampuan ban menahan beban, sementara speed rating menentukan batas kecepatan aman. Memakai ban dengan spesifikasi di bawah standar bisa berbahaya, terutama saat melaju di jalan tol atau membawa beban penuh.
Karakter ban juga perlu dicocokkan dengan gaya berkendara. Ada tiga tipe umum: comfort untuk yang mengutamakan kenyamanan dan minim kebisingan, performance untuk cengkeraman maksimal, dan durability untuk ketahanan jangka panjang. Pengguna Peugeot disarankan memilih karakter yang sesuai kebutuhan harian.
Hal yang sering luput dari perhatian adalah pola tapak atau tread pattern. Desain tapak menentukan kemampuan ban mencengkeram aspal, terutama saat hujan. Ban dengan pola tapak yang tepat dapat meminimalkan risiko aquaplaning dan menjaga stabilitas kendaraan.
Jangan lupa cek tahun produksi ban lewat kode DOT. Ban yang sudah tersimpan lebih dari dua hingga tiga tahun sejak diproduksi—meski belum pernah dipakai—performanya sudah menurun. Pilih ban dengan tahun produksi terbaru.
Setelah ban baru terpasang, balancing dan spooring adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan. Keduanya menjaga kestabilan kendaraan, mencegah getaran, sekaligus memastikan keausan ban merata.
Soal merek, Astra Peugeot memberikan kelonggaran. Pengguna tidak harus memakai ban bawaan pabrikan. Berbagai merek bisa menjadi pilihan, asalkan spesifikasi dan karakternya sesuai dengan kebutuhan Peugeot SUV. Meski begitu, penggantian ban tetap disarankan dilakukan di bengkel resmi Astra Peugeot agar kesesuaian spesifikasi dengan kendaraan lebih terjamin.
![]() |
| Ban pada Peugeot SUV harus memenuhi spesifikasi teknis pabrikan agar performa dan keselamatan tetap optimal. (Foto: Astra Peugeot) |
Poin pertama yang wajib diperhatikan adalah ukuran. Setiap model Peugeot punya ukuran ban yang sudah disesuaikan dengan desain suspensi dan sistem kendaraannya. Mengubah ukuran terlalu jauh dari standar—misalnya dari 215/60 R17 ke dimensi lain yang tidak sesuai—bisa memengaruhi kenyamanan, konsumsi bahan bakar, bahkan akurasi speedometer.
Selanjutnya soal load index dan speed rating, dua indikator yang kerap dianggap remeh. Load index menunjukkan kemampuan ban menahan beban, sementara speed rating menentukan batas kecepatan aman. Memakai ban dengan spesifikasi di bawah standar bisa berbahaya, terutama saat melaju di jalan tol atau membawa beban penuh.
Karakter ban juga perlu dicocokkan dengan gaya berkendara. Ada tiga tipe umum: comfort untuk yang mengutamakan kenyamanan dan minim kebisingan, performance untuk cengkeraman maksimal, dan durability untuk ketahanan jangka panjang. Pengguna Peugeot disarankan memilih karakter yang sesuai kebutuhan harian.
Hal yang sering luput dari perhatian adalah pola tapak atau tread pattern. Desain tapak menentukan kemampuan ban mencengkeram aspal, terutama saat hujan. Ban dengan pola tapak yang tepat dapat meminimalkan risiko aquaplaning dan menjaga stabilitas kendaraan.
Jangan lupa cek tahun produksi ban lewat kode DOT. Ban yang sudah tersimpan lebih dari dua hingga tiga tahun sejak diproduksi—meski belum pernah dipakai—performanya sudah menurun. Pilih ban dengan tahun produksi terbaru.
Setelah ban baru terpasang, balancing dan spooring adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan. Keduanya menjaga kestabilan kendaraan, mencegah getaran, sekaligus memastikan keausan ban merata.
Soal merek, Astra Peugeot memberikan kelonggaran. Pengguna tidak harus memakai ban bawaan pabrikan. Berbagai merek bisa menjadi pilihan, asalkan spesifikasi dan karakternya sesuai dengan kebutuhan Peugeot SUV. Meski begitu, penggantian ban tetap disarankan dilakukan di bengkel resmi Astra Peugeot agar kesesuaian spesifikasi dengan kendaraan lebih terjamin.

