SUARAJATIM - Karangasem menjadi lokasi hadirnya langkah pelestarian lingkungan yang digagas PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM). Melalui Program BARUNA atau Bali Restorasi Untuk Alam & Nusantara, PLN ikut memulihkan ekosistem terumbu karang di kawasan Labuan Amuk, Kabupaten Karangasem, Bali. Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang menyasar kelestarian laut sekaligus kehidupan masyarakat pesisir.
"Melalui Program BARUNA, PLN ingin menghadirkan kontribusi nyata dalam menjaga kekayaan hayati laut Indonesia, khususnya ekosistem terumbu karang di Bali. Kami meyakini bahwa keberlanjutan lingkungan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terumbu karang yang sehat akan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan sektor perikanan, pariwisata bahari, serta perekonomian masyarakat pesisir. Inilah bentuk komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menciptakan nilai bersama bagi lingkungan, masyarakat, dan bangsa," ujar General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja.
Program BARUNA diwujudkan melalui berbagai kegiatan restorasi terumbu karang. PLN menyalurkan bantuan berupa pembuatan media restorasi yang terdiri dari struktur meja apung, struktur pohon karang, instalasi bawah laut, penyediaan bibit karang, pemindahan dan penanaman karang. Program tersebut juga dilengkapi dengan edukasi lingkungan melalui penyediaan storybook yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi masyarakat dan generasi muda.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manager Komunikasi & TJSL PLN UIT JBM Agustin Kusmawati bersama Manager Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali Made Gita Mardika kepada Ketua Yayasan Ecoway Conservation, Gagah Gumilar, selaku mitra pelaksana konservasi pada Selasa (23/6).
Labuan Amuk dipilih karena kawasan tersebut memiliki ekosistem laut yang penting bagi kehidupan biota. Terumbu karang menjadi habitat berbagai jenis ikan dan organisme laut. Keberadaannya juga membantu melindungi garis pantai dari abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Pemulihan terumbu karang diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat pesisir. Ekosistem yang kembali sehat dapat meningkatkan produktivitas perikanan, memperkuat daya tarik wisata bahari, hingga membuka peluang usaha yang berkaitan dengan aktivitas kelautan. Kondisi tersebut diharapkan ikut meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari laut.
PLN UIT JBM menyebut Program BARUNA menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pelaksanaan TJSL perusahaan. Program lingkungan seperti ini akan terus dijalankan bersama berbagai pihak agar pelestarian alam dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui restorasi terumbu karang dan edukasi lingkungan, PLN berharap kesadaran menjaga ekosistem laut terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, kekayaan hayati bawah laut Indonesia tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
![]() |
| Penyerahan bantuan Program BARUNA PLN UIT JBM untuk restorasi terumbu karang di Labuan Amuk, Karangasem, Bali. |
Program BARUNA diwujudkan melalui berbagai kegiatan restorasi terumbu karang. PLN menyalurkan bantuan berupa pembuatan media restorasi yang terdiri dari struktur meja apung, struktur pohon karang, instalasi bawah laut, penyediaan bibit karang, pemindahan dan penanaman karang. Program tersebut juga dilengkapi dengan edukasi lingkungan melalui penyediaan storybook yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi masyarakat dan generasi muda.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manager Komunikasi & TJSL PLN UIT JBM Agustin Kusmawati bersama Manager Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali Made Gita Mardika kepada Ketua Yayasan Ecoway Conservation, Gagah Gumilar, selaku mitra pelaksana konservasi pada Selasa (23/6).
![]() |
| Program BARUNA PLN melakukan restorasi terumbu karang di Labuan Amuk, Karangasem, Bali. |
Pemulihan terumbu karang diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat pesisir. Ekosistem yang kembali sehat dapat meningkatkan produktivitas perikanan, memperkuat daya tarik wisata bahari, hingga membuka peluang usaha yang berkaitan dengan aktivitas kelautan. Kondisi tersebut diharapkan ikut meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari laut.
PLN UIT JBM menyebut Program BARUNA menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pelaksanaan TJSL perusahaan. Program lingkungan seperti ini akan terus dijalankan bersama berbagai pihak agar pelestarian alam dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui restorasi terumbu karang dan edukasi lingkungan, PLN berharap kesadaran menjaga ekosistem laut terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, kekayaan hayati bawah laut Indonesia tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.


