PLN Kirim Komputer untuk Santri dan Bangun Rumah Pangan Desa, Bangkalan hingga Mojokerto Kebagian Program Ini
SUARAJATIM - PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di dua daerah berbeda sepanjang Juni 2026. Kali ini, bantuan menyasar sektor pendidikan di Kabupaten Bangkalan, Madura, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pembangunan Rumah Pangan BUMDes di Desa Mlirip, Kabupaten Mojokerto.
![]() |
| PLN UIT JBM menyalurkan bantuan digitalisasi pendidikan di Bangkalan serta memulai pembangunan Rumah Pangan BUMDes Mlirip di Mojokerto pada Juni 2026. |
Di Bangkalan, bantuan digitalisasi pendidikan diberikan kepada MDTA Miftahul Ulum. Paket bantuan tersebut meliputi 10 unit komputer, tiga unit laptop, satu printer, satu proyektor, serta meja dan kursi untuk melengkapi laboratorium komputer. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mampu memperkuat proses pembelajaran berbasis teknologi sekaligus mempermudah pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
![]() |
| PLN UIT JBM menyerahkan bantuan komputer untuk santri di Bangkalan dan memulai pembangunan Rumah Pangan BUMDes Mlirip Mojokerto. |
"Melalui bantuan ini, kami berharap para santri semakin siap menghadapi era digital, meningkatkan literasi teknologi informasi, serta mendukung tenaga pendidik dalam mengembangkan pembelajaran berbasis digital. Ini merupakan wujud kehadiran PLN dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat," kata Ika.
Pada waktu yang hampir bersamaan, PLN UIT JBM juga memulai pembangunan Rumah Pangan BUMDes Mlirip di Kabupaten Mojokerto. Program ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan bersama Emmy Muflihatun Asana MUPT Malang, perwakilan manajemen PLN UIT JBM, Kepala Desa Mlirip Ir. Purwanto, serta Ketua BUMDes Mlirip Nur Indah Malita Putri.

Rumah Pangan BUMDes tersebut diproyeksikan menjadi sarana yang dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat desa dan mendukung pengembangan usaha mikro yang ada di wilayah setempat.
"Kami berterima kasih atas kepedulian PLN yang turut berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai bentuk sinergi, masyarakat Desa Mlirip juga siap bersama-sama menjaga keamanan dan keandalan pasokan listrik demi mendukung pembangunan desa," ungkap Purwanto.

Program yang dijalankan di Bangkalan dan Mojokerto menunjukkan bahwa kehadiran PLN tidak berhenti pada penyediaan listrik. Perusahaan juga ikut terlibat dalam penguatan kualitas sumber daya manusia serta pengembangan potensi ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
"PLN tidak hanya memastikan keandalan pasokan listrik, tetapi juga berupaya mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat, memperluas akses terhadap pendidikan yang berkualitas, serta menciptakan pembangunan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," pungkas Ika Sudarmaja.


