SUARAJATIM - Peluncuran New Honda Vario Evo 160 menjadi awal langkah PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) untuk memperkuat penjualan skutik premium sporti di Jawa Timur. Distributor sepeda motor Honda untuk wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur itu menargetkan penjualan mencapai 4.200 unit dengan mengandalkan model terbaru sebagai tulang punggung di segmen 160 cc.
"Produk Vario 160 yang lama sekarang sudah tinggal tersisa sedikit sekali. Nanti jaringan kami akan betul-betul fokus menjual produk terbaru. Jadi secara keseluruhan kami akan fokus kepada Vario Evo 160," ujar Presiden Direktur MPM Honda Jatim, Suwito M. (30/6/2026).
Target tersebut disampaikan seiring dimulainya distribusi New Honda Vario Evo 160 ke jaringan dealer Honda di Jawa Timur. Kehadiran model baru ini sekaligus menggantikan Vario 160 generasi sebelumnya yang stoknya kini hampir habis di jaringan penjualan.
Menurut Suwito, selisih harga antara Vario Evo 160 dan model sebelumnya relatif kecil sehingga diyakini tidak menjadi hambatan bagi konsumen yang ingin beralih ke model terbaru.
"Selisih harga dengan Vario 160 sebelumnya kurang lebih sekitar Rp150 ribuan. Jadi sebenarnya tidak menjadi kendala bagi konsumen untuk menjangkaunya. Harganya masih cukup kompetitif," katanya.
MPM Honda Jatim mencatat kontribusi Vario 160 saat ini mencapai sekitar 4 persen terhadap total penjualan sepeda motor Honda di wilayahnya. Jika dihitung khusus pada segmen skutik, kontribusinya berada di kisaran 11 persen.
Angka tersebut menjadi dasar perusahaan untuk terus memperkuat posisi Vario Evo 160 di kelas skutik premium sporti. Penyegaran yang dibawa model terbaru diharapkan mampu menarik konsumen yang ingin naik kelas dari skutik berkapasitas mesin lebih kecil maupun pengguna merek lain.
Selain mengusung desain yang lebih agresif, New Honda Vario Evo 160 juga memperoleh penyempurnaan pada sektor mesin dan fitur. Motor ini menggunakan mesin 160 cc empat katup eSP+ berpendingin cairan dengan karakter tenaga yang lebih responsif di putaran menengah.
Fitur baru seperti USB Type-C Charger dan Pop Up Center Hook turut melengkapi pembaruan. Honda juga mempertahankan Honda Smart Key System, panel meter digital penuh, seluruh sistem pencahayaan LED, serta bagasi berkapasitas 18 liter untuk menunjang kebutuhan mobilitas harian.
Marketing Communication Development Head MPM Honda Jatim, Suhari, mengatakan penyematan nama "Evo" menjadi identitas baru yang memperjelas posisi Vario 160 di keluarga skutik Honda.
"Penambahan nama Evo kami gunakan untuk memperkuat diferensiasi dengan Vario 125 karena Vario 160 sudah memiliki desain yang berbeda, kapasitas mesin yang berbeda, dan konsep produk yang berbeda," ujar Suhari.
Di Jawa Timur, New Honda Vario Evo 160 dipasarkan dengan harga on the road Rp29.725.000 untuk tipe CBS, Rp29.975.000 pada tipe CBS Nitro, dan Rp32.725.000 untuk tipe ABS. Melalui penyegaran tersebut, MPM Honda Jatim berharap Vario Evo 160 mampu memperkuat posisinya di segmen skutik premium sekaligus memenuhi target penjualan yang telah ditetapkan.
![]() |
| MPM Honda Jatim menargetkan penjualan 4.200 unit New Honda Vario Evo 160 dengan menjadikan model terbaru sebagai fokus utama di jaringan dealer. |
Target tersebut disampaikan seiring dimulainya distribusi New Honda Vario Evo 160 ke jaringan dealer Honda di Jawa Timur. Kehadiran model baru ini sekaligus menggantikan Vario 160 generasi sebelumnya yang stoknya kini hampir habis di jaringan penjualan.
Menurut Suwito, selisih harga antara Vario Evo 160 dan model sebelumnya relatif kecil sehingga diyakini tidak menjadi hambatan bagi konsumen yang ingin beralih ke model terbaru.
"Selisih harga dengan Vario 160 sebelumnya kurang lebih sekitar Rp150 ribuan. Jadi sebenarnya tidak menjadi kendala bagi konsumen untuk menjangkaunya. Harganya masih cukup kompetitif," katanya.
MPM Honda Jatim mencatat kontribusi Vario 160 saat ini mencapai sekitar 4 persen terhadap total penjualan sepeda motor Honda di wilayahnya. Jika dihitung khusus pada segmen skutik, kontribusinya berada di kisaran 11 persen.
Angka tersebut menjadi dasar perusahaan untuk terus memperkuat posisi Vario Evo 160 di kelas skutik premium sporti. Penyegaran yang dibawa model terbaru diharapkan mampu menarik konsumen yang ingin naik kelas dari skutik berkapasitas mesin lebih kecil maupun pengguna merek lain.
Selain mengusung desain yang lebih agresif, New Honda Vario Evo 160 juga memperoleh penyempurnaan pada sektor mesin dan fitur. Motor ini menggunakan mesin 160 cc empat katup eSP+ berpendingin cairan dengan karakter tenaga yang lebih responsif di putaran menengah.
Fitur baru seperti USB Type-C Charger dan Pop Up Center Hook turut melengkapi pembaruan. Honda juga mempertahankan Honda Smart Key System, panel meter digital penuh, seluruh sistem pencahayaan LED, serta bagasi berkapasitas 18 liter untuk menunjang kebutuhan mobilitas harian.
Marketing Communication Development Head MPM Honda Jatim, Suhari, mengatakan penyematan nama "Evo" menjadi identitas baru yang memperjelas posisi Vario 160 di keluarga skutik Honda.
"Penambahan nama Evo kami gunakan untuk memperkuat diferensiasi dengan Vario 125 karena Vario 160 sudah memiliki desain yang berbeda, kapasitas mesin yang berbeda, dan konsep produk yang berbeda," ujar Suhari.
Di Jawa Timur, New Honda Vario Evo 160 dipasarkan dengan harga on the road Rp29.725.000 untuk tipe CBS, Rp29.975.000 pada tipe CBS Nitro, dan Rp32.725.000 untuk tipe ABS. Melalui penyegaran tersebut, MPM Honda Jatim berharap Vario Evo 160 mampu memperkuat posisinya di segmen skutik premium sekaligus memenuhi target penjualan yang telah ditetapkan.

