SUARAJATIM - Kerusakan yang ditinggalkan banjir di SDN 1 Kalianget, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, mulai mendapatkan penanganan. PT Pegadaian melalui Pegadaian Besuki menyalurkan bantuan material bangunan untuk membantu mempercepat pemulihan fasilitas sekolah agar kegiatan belajar mengajar 345 siswa dapat segera kembali berjalan dengan aman dan nyaman.
"Pegadaian memiliki komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi sulit seperti bencana alam. Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan fasilitas SDN 1 Kalianget sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal. Pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan anak-anak tetap memperoleh lingkungan belajar yang aman dan nyaman," ujar Pemimpin PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7/2026).
Bantuan tersebut diserahkan pada 22 Juni 2026 melalui program Pegadaian Peduli. Penyaluran bantuan difokuskan untuk memperbaiki fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan setelah banjir melanda kawasan tersebut.
Bencana banjir sebelumnya meninggalkan dampak cukup berat di lingkungan SDN 1 Kalianget. Lumpur memenuhi ruang-ruang kelas sehingga mengganggu proses belajar. Pagar sekolah sepanjang sekitar 70 meter roboh. Sejumlah fasilitas serta perlengkapan belajar juga mengalami kerusakan sehingga aktivitas pendidikan untuk ratusan siswa ikut terdampak.
Melalui program Pegadaian Peduli, Pegadaian Besuki menyalurkan berbagai material bangunan seperti semen, keramik, dan kebutuhan konstruksi lainnya. Material tersebut akan digunakan untuk memperbaiki pagar sekolah, ruang kelas, serta fasilitas pendukung yang rusak akibat banjir.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada pihak sekolah. Jajaran Pegadaian Besuki turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang memulihkan kondisi pascabencana.
"Kami berharap bantuan material bangunan ini dapat membantu mempercepat proses rehabilitasi sekolah sehingga para siswa dapat kembali belajar dengan nyaman. Pegadaian akan terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong dalam proses pemulihan pascabencana," kata Pemimpin Pegadaian Besuki, Fuad Fahmi.
Program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pegadaian. Perusahaan menjalankan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk membantu pemulihan fasilitas umum setelah bencana dan mendukung dunia pendidikan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan TPB 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.
Melalui semangat "MengEMASkan Indonesia", PT Pegadaian terus menghadirkan program sosial di berbagai daerah. Fokusnya mencakup pemulihan pascabencana, peningkatan kualitas pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat agar aktivitas sosial dan pendidikan dapat kembali berjalan dengan baik.
![]() |
| Pegadaian Besuki menyalurkan bantuan material bangunan kepada SDN 1 Kalianget, Situbondo, untuk mempercepat pemulihan fasilitas sekolah yang rusak akibat banjir. |
Bantuan tersebut diserahkan pada 22 Juni 2026 melalui program Pegadaian Peduli. Penyaluran bantuan difokuskan untuk memperbaiki fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan setelah banjir melanda kawasan tersebut.
Bencana banjir sebelumnya meninggalkan dampak cukup berat di lingkungan SDN 1 Kalianget. Lumpur memenuhi ruang-ruang kelas sehingga mengganggu proses belajar. Pagar sekolah sepanjang sekitar 70 meter roboh. Sejumlah fasilitas serta perlengkapan belajar juga mengalami kerusakan sehingga aktivitas pendidikan untuk ratusan siswa ikut terdampak.
Melalui program Pegadaian Peduli, Pegadaian Besuki menyalurkan berbagai material bangunan seperti semen, keramik, dan kebutuhan konstruksi lainnya. Material tersebut akan digunakan untuk memperbaiki pagar sekolah, ruang kelas, serta fasilitas pendukung yang rusak akibat banjir.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada pihak sekolah. Jajaran Pegadaian Besuki turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang memulihkan kondisi pascabencana.
"Kami berharap bantuan material bangunan ini dapat membantu mempercepat proses rehabilitasi sekolah sehingga para siswa dapat kembali belajar dengan nyaman. Pegadaian akan terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong dalam proses pemulihan pascabencana," kata Pemimpin Pegadaian Besuki, Fuad Fahmi.
Program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pegadaian. Perusahaan menjalankan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk membantu pemulihan fasilitas umum setelah bencana dan mendukung dunia pendidikan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan TPB 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.
Melalui semangat "MengEMASkan Indonesia", PT Pegadaian terus menghadirkan program sosial di berbagai daerah. Fokusnya mencakup pemulihan pascabencana, peningkatan kualitas pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat agar aktivitas sosial dan pendidikan dapat kembali berjalan dengan baik.

