SUARAJATIM – PT Toyota-Astra Motor (TAM) optimistis pasar kendaraan pikap 4x4 di Jawa Timur masih memiliki prospek yang menjanjikan. Keyakinan itu menyusul peluncuran New Toyota Hilux generasi ke-9 yang membawa penyegaran pada sektor mesin, desain, fitur hingga kenyamanan berkendara.
"Hari ini kami luncurkan New Hilux terbaru generasi ke-9 yang kini tampil lebih tangguh dan advanced melalui penyegaran menyeluruh pada performa, desain, fitur kenyamanan dan keselamatan, serta kualitas berkendara. New Hilux mengadopsi mesin diesel 1GD-FTV 2.8L dengan peningkatan tenaga menjadi 201 hp dan torsi 500 Nm. New Hilux semakin memperkuat reputasinya sebagai pick-up 4x4 dengan Quality, Durability, dan Reliability (QDR) yang telah lama dipercaya pelanggan untuk mendukung kebutuhan bisnis, operasional di medan menantang, hingga aktivitas adventure," kata Jatim Area Head PT Toyota-Astra Motor (TAM), Laz Martino saat Media Launching & Press Conference New Hilux di Surabaya, Rabu (8/7/2026).
Menurut Laz, Toyota berharap generasi terbaru Hilux mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di Jawa Timur sekaligus memperkuat posisi merek di segmen kendaraan niaga 4x4.
"Kami berharap hadirnya New Hilux bisa memenuhi customer di Jatim. Dapat diterima dengan baik konsumen di Jatim," ujarnya.
Optimisme tersebut juga tercermin dari respons pasar. Hingga peluncuran dilakukan, Toyota telah mengantongi 30 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk New Hilux di Jawa Timur.
"Sudah ada 30 pemesan New Hilux ini. Di Jatim kita berharap bisa terjual 60 unit per bulan," kata Business Head Auto2000 East Java & Bali, Haris Prasetya.
Haris meyakini angka penjualan masih berpotensi meningkat setelah konsumen melihat langsung perubahan yang dibawa New Hilux. Penyegaran pada tampilan, teknologi, fitur keselamatan dan performa dinilai menjadi daya tarik baru bagi pelanggan yang membutuhkan kendaraan operasional maupun aktivitas luar ruang.
"Setelah melihat langsung tampilan, fitur, teknologi dan mesin dari New Hilux, saya semakin yakin banyak konsumen akan tertarik dan penjualan per bulan bisa lebih 60 unit di Jatim," ujarnya.
Kepercayaan diri Toyota juga didukung peningkatan pangsa pasar Hilux di segmen pick-up 4x4. Data perusahaan menunjukkan market share Hilux naik dari 57 persen pada periode Januari-Mei 2025 menjadi 70,2 persen pada periode yang sama tahun 2026.
Selain menghadirkan mesin diesel 2.8 liter 1GD-FTV bertenaga 201 hp dengan torsi 500 Nm pada New Hilux, Toyota juga memperluas pilihan di segmen komersial melalui New Hilux Battery EV. Langkah tersebut memberikan alternatif bagi pelanggan yang membutuhkan kendaraan operasional berbasis listrik.
New Hilux dipasarkan di Jawa Timur dengan harga mulai Rp448.260.000 untuk varian Single Cabin 2.8 Diesel 4x4 M/T. Sementara Hilux Double Cabin tipe E dibanderol Rp491.875.000, tipe G Rp523.575.000, tipe V 4x4 A/T Rp600.075.000, dan Hilux Battery EV dipasarkan seharga Rp1.029.175.000 OTR Jawa Timur.
![]() |
| Toyota membidik penjualan New Hilux sebanyak 60 unit per bulan di Jawa Timur setelah mengantongi 30 pemesanan awal. |
Menurut Laz, Toyota berharap generasi terbaru Hilux mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di Jawa Timur sekaligus memperkuat posisi merek di segmen kendaraan niaga 4x4.
"Kami berharap hadirnya New Hilux bisa memenuhi customer di Jatim. Dapat diterima dengan baik konsumen di Jatim," ujarnya.
Optimisme tersebut juga tercermin dari respons pasar. Hingga peluncuran dilakukan, Toyota telah mengantongi 30 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk New Hilux di Jawa Timur.
"Sudah ada 30 pemesan New Hilux ini. Di Jatim kita berharap bisa terjual 60 unit per bulan," kata Business Head Auto2000 East Java & Bali, Haris Prasetya.
Haris meyakini angka penjualan masih berpotensi meningkat setelah konsumen melihat langsung perubahan yang dibawa New Hilux. Penyegaran pada tampilan, teknologi, fitur keselamatan dan performa dinilai menjadi daya tarik baru bagi pelanggan yang membutuhkan kendaraan operasional maupun aktivitas luar ruang.
"Setelah melihat langsung tampilan, fitur, teknologi dan mesin dari New Hilux, saya semakin yakin banyak konsumen akan tertarik dan penjualan per bulan bisa lebih 60 unit di Jatim," ujarnya.
Kepercayaan diri Toyota juga didukung peningkatan pangsa pasar Hilux di segmen pick-up 4x4. Data perusahaan menunjukkan market share Hilux naik dari 57 persen pada periode Januari-Mei 2025 menjadi 70,2 persen pada periode yang sama tahun 2026.
Selain menghadirkan mesin diesel 2.8 liter 1GD-FTV bertenaga 201 hp dengan torsi 500 Nm pada New Hilux, Toyota juga memperluas pilihan di segmen komersial melalui New Hilux Battery EV. Langkah tersebut memberikan alternatif bagi pelanggan yang membutuhkan kendaraan operasional berbasis listrik.
New Hilux dipasarkan di Jawa Timur dengan harga mulai Rp448.260.000 untuk varian Single Cabin 2.8 Diesel 4x4 M/T. Sementara Hilux Double Cabin tipe E dibanderol Rp491.875.000, tipe G Rp523.575.000, tipe V 4x4 A/T Rp600.075.000, dan Hilux Battery EV dipasarkan seharga Rp1.029.175.000 OTR Jawa Timur.

