OTOJATIM - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat kesiagaan sistem kelistrikan untuk memastikan pasokan listrik ke Bali tetap andal saat pelaksanaan Launching & Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Gilimanuk, Bali.
“Kesiapsiagaan seluruh insan PLN UIT JBM, yang diperkuat dengan sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan,” ujar General Manager PLN UIT JBM Ika Sudarmaja yang hadir langsung di lokasi peluncuran.
Ika mengatakan PLN memastikan jaringan transmisi dan gardu induk berada dalam kondisi aman dan siap mendukung agenda strategis nasional tersebut. Kesiapan itu diperkuat melalui pemeriksaan peralatan, sistem proteksi, jaringan transmisi, serta pengawasan jalur transmisi di sejumlah titik wilayah kerja PLN UIT JBM.
Giat keandalan dan siaga dilakukan secara serentak pada unit-unit kerja yang memasok tenaga listrik ke Pulau Dewata. Sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut antara lain GI Situbondo, GIS Bandar Udara Bali Selatan, GIS Pesanggaran, GI Sanur, GI Gilimanuk, GI Pemecutan Kelod, dan GI Banyuwangi.
PLN UIT JBM juga menerjunkan personel teknik secara langsung untuk memastikan kesiapan teknis selama rangkaian kegiatan berlangsung. Jalur pasokan listrik menuju Bali turut diperkuat melalui kegiatan siaga di GISTET Paiton–ULTG Probolinggo.
Kegiatan di kawasan tersebut meliputi inspeksi peralatan, pemeriksaan sistem proteksi, serta pemantauan kondisi jaringan transmisi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan infrastruktur transmisi tetap berada dalam kondisi optimal selama agenda nasional berlangsung.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan terbaik melalui kesiapan personel dan infrastruktur di seluruh wilayah kerja UIT JBM. Hal ini sekaligus menjadi wujud dukungan PLN terhadap percepatan pengembangan energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia,” kata Ika.
Launching dan groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Gilimanuk menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah dalam mendorong pengembangan energi bersih di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 14 proyek PLTS yang tersebar di enam provinsi diluncurkan dan dilakukan groundbreaking dengan total kapasitas mencapai 5,3 GWp.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir langsung dalam seremoni tersebut. Program itu diproyeksikan turut menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja.
Menurut Ika, keandalan sistem transmisi menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlangsungan pasokan listrik sekaligus mendukung integrasi pembangkit energi terbarukan ke dalam sistem kelistrikan.
Karena itu, kesiapan personel, infrastruktur, sistem proteksi, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terus diperkuat oleh PLN UIT JBM.
Dengan kesiapan tersebut, PLN UIT JBM memastikan sistem transmisi di wilayah kerjanya tetap tangguh dan mampu mendukung kebutuhan kelistrikan, termasuk dalam proses pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
![]() |
| Foto tim PLN yang bertugas di venue utama di Gilimanuk, Bali dalam acara Launching & Groundbreaking PLTS 100 GWp |
Ika mengatakan PLN memastikan jaringan transmisi dan gardu induk berada dalam kondisi aman dan siap mendukung agenda strategis nasional tersebut. Kesiapan itu diperkuat melalui pemeriksaan peralatan, sistem proteksi, jaringan transmisi, serta pengawasan jalur transmisi di sejumlah titik wilayah kerja PLN UIT JBM.
Giat keandalan dan siaga dilakukan secara serentak pada unit-unit kerja yang memasok tenaga listrik ke Pulau Dewata. Sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut antara lain GI Situbondo, GIS Bandar Udara Bali Selatan, GIS Pesanggaran, GI Sanur, GI Gilimanuk, GI Pemecutan Kelod, dan GI Banyuwangi.
PLN UIT JBM juga menerjunkan personel teknik secara langsung untuk memastikan kesiapan teknis selama rangkaian kegiatan berlangsung. Jalur pasokan listrik menuju Bali turut diperkuat melalui kegiatan siaga di GISTET Paiton–ULTG Probolinggo.
Kegiatan di kawasan tersebut meliputi inspeksi peralatan, pemeriksaan sistem proteksi, serta pemantauan kondisi jaringan transmisi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan infrastruktur transmisi tetap berada dalam kondisi optimal selama agenda nasional berlangsung.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan terbaik melalui kesiapan personel dan infrastruktur di seluruh wilayah kerja UIT JBM. Hal ini sekaligus menjadi wujud dukungan PLN terhadap percepatan pengembangan energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia,” kata Ika.
Launching dan groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Gilimanuk menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah dalam mendorong pengembangan energi bersih di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 14 proyek PLTS yang tersebar di enam provinsi diluncurkan dan dilakukan groundbreaking dengan total kapasitas mencapai 5,3 GWp.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir langsung dalam seremoni tersebut. Program itu diproyeksikan turut menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja.
Menurut Ika, keandalan sistem transmisi menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlangsungan pasokan listrik sekaligus mendukung integrasi pembangkit energi terbarukan ke dalam sistem kelistrikan.
Karena itu, kesiapan personel, infrastruktur, sistem proteksi, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terus diperkuat oleh PLN UIT JBM.
Dengan kesiapan tersebut, PLN UIT JBM memastikan sistem transmisi di wilayah kerjanya tetap tangguh dan mampu mendukung kebutuhan kelistrikan, termasuk dalam proses pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

