PLN Rawat Gardu Induk Sidoarjo dan Gunungsari, Keandalan Listrik Surabaya Dijaga

SUARAJATIM — PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melakukan pemeliharaan Gardu Induk (GI) 150 kV Sidoarjo dan GIS 150 kV Gunungsari pada 3–4 Oktober 2026.
PLN UIT JBM
PLN UIT JBM melakukan pemeliharaan Gardu Induk 150 kV Sidoarjo dan GIS 150 kV Gunungsari untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Pemeliharaan melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Surabaya tersebut dilakukan untuk memastikan peralatan transmisi tetap dalam kondisi optimal dan sistem penyaluran listrik ke wilayah Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya tetap andal.

Kedua gardu induk tersebut menjadi bagian dari infrastruktur kelistrikan yang memasok kebutuhan listrik kawasan perkotaan Surabaya dan Sidoarjo.

General Manager PLN UIT JBM Ika Sudarmaja mengatakan pemeliharaan dilakukan secara rutin setiap dua tahun. Pemeriksaan berkala diperlukan untuk mengetahui kondisi peralatan sekaligus menemukan potensi gangguan sejak dini.

“Pemeliharaan dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap beroperasi. Melalui pemeriksaan dan pengujian secara menyeluruh, kami berupaya mencegah potensi gangguan sehingga keandalan penyaluran tenaga listrik dapat terus terjaga,” ujar Ika.

Pekerjaan mencakup sejumlah tahapan, mulai dari persiapan, pemeriksaan peralatan, pemasangan kembali komponen instalasi hingga pengujian setelah pekerjaan selesai.

Seluruh tahapan dilaksanakan dengan menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Aspek keselamatan menjadi perhatian utama agar pekerjaan pemeliharaan berjalan sesuai prosedur sekaligus menjaga keamanan personel yang bertugas.

“PLN menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pekerjaan. Pelayanan kepada pelanggan harus berjalan seiring dengan jaminan keselamatan bagi seluruh personel yang bertugas. Safety bukan sekadar prosedur, tetapi merupakan prinsip yang wajib diterapkan dalam setiap pekerjaan,” kata Ika.

Keandalan jaringan transmisi menjadi bagian penting dalam menopang kebutuhan listrik masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan Surabaya dan Sidoarjo.

Dengan pemeriksaan dan pemeliharaan secara berkala, PLN dapat mengetahui kondisi aset transmisi serta memastikan peralatan siap digunakan ketika dibutuhkan. Langkah ini juga menjadi bagian dari pengelolaan aset kelistrikan untuk menjaga kontinuitas penyaluran listrik.

Pemeliharaan tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila. Bagi PLN UIT JBM, menjaga sistem kelistrikan menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat, terutama di wilayah perkotaan dengan kebutuhan listrik yang terus berkembang.

Keandalan infrastruktur transmisi diharapkan dapat membantu menjaga aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta roda perekonomian di Surabaya, Sidoarjo dan wilayah sekitarnya tetap berjalan.
LihatTutupKomentar