-->

Pengacara Ricky Hanytia Akan Membantu Iin Dewi Urus Hak Waris

pengacara peradi
Pengacara Ricky Hanytia

Surabaya - Ricky Hanitya (41) seorang pengacara bertalenta yang kerap mengurus perkara perdata maupun pidana di Surabaya merasa iba terhadap Iin yang diduga kurang cermat dalam memilih pengacara sebelumnya.


Hal ini dirasakannya setelah mengetahui pemberitaan dari Suara Jatim sebelumnya;
  1. Mr President Menduga Mulyanto Menyerobot Transaksi Rumah Jalan Prof Soepomo SH I/49 Menggunakan Jasa Pengacara Roi
  2. Pengacara Roi harusnya mengurusi ahli waris secara internal di keluarga Iin Dewi Kurniawati karena pengacara Roi sendiri yang mengakui tidak ada hubungannya dengan pembeli


Ricky (+6282264479099), lawyer anggota Peradi no 13.00229, dan anggota Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia no 120/KTA APPI /XI/2017 ini menilai Iin kurang cermat memilih pengacara.

“Masak background pengacara gak jelas masih tetap dipakai. Itu yang saya tangkap dari pemberitaan di Suara Jatim baru-baru ini,” ungkap Ricky ketika ditemui di sebuah cafe, Jalan A Yani Surabaya (28/9).

Ricky telah bersedia menemui Iin Dewi Kurniawati di kediamannya, Jalan Prof Sepomo I/49, Surabaya, Sabtu 3 Oktober 2020, pukul 17:00:00 Dan menawarkan jasa lawyer untuk mengurus pembagian waris antara Iin dengan saudara-saudaranya.

“Saya tulus menawarkan diri untuk membantu. Kalau cuma urusan waris saja, saya gak perlu minta fee. Gratis. Saya hanya tidak ingin seseorang  yang memakai jasa pengacara yang tidak profesional malah akhirnya kecewa dan terlanjur keluar biaya banyak untuk operasional,” tukas Ricky.

Ricky menambahkan, "Kalau cuma urusan waris aja, bukan sekadar menangani klien tapi sudah pengalaman sendiri mengurus surat waris keluarga saya sendiri dan bertransaksi rumah keluarga sendiri di tahun 2020. Dua bulan beres." ujarnya.

"Saya sendiri terbuka, kapanpun siap membantu yang bersangkutan,” pungkas Ricky.

Seperti diketahui pada berita sebelumnya, Mr President alias Royce menilai bahwa pengacara Roi tidak profesional dan merupakan suruhan Mulyanto.

Artinya pengacara Roi dinilai tidak sungguh-sungguh mengurusi perkara waris di keluarga Iin. 

Pengacara Roi dianggap hanya tokoh untuk mengulur waktu agar Mulyanto bisa menyerobot transaksi jual-beli rumah Iin di Jalan Prof Soepomo I/49. Begitulah menurut Mr President saat ditemui di Graha Family Golf (29/9).

"Buktinya bu Iin sudah tahu berita mengenai intervensi Mulyanto cuma diem aja, tidak membantah, berarti kan memang Mulyanto yang mengendalikan bu Iin sejak 3 September 2020. Cuma bu Iin tidak mau mengakui," kata Mr President.

"Kalau tidak ada keterlibatan Mulyanto, ya tegas aja bantah tidak ada keterlibatan Mulyanto di hadapan media. Kan beres, kok malah ragu-ragu. Kelihatan jelas ada yang konspirasi di belakangnya bu Iin."

"Pastinya bu Iin khawatir kalau mengatakan tidak ada Mulyanto. Artinya bu Iin menyampaikan kebohongan dan pembodohan publik karena bu Iin tahu akhirnya Mulyanto yang beli nantinya."

"Percuma saja konspirasi karena setiap hari akan ada informasi kepada publik sehingga pada akhirnya jika Mulyanto yang beli, maka dua alat bukti dan dua saksinya dah siap semua. Dan publik sudah tahu dari awal penyerobotan tanggal 3 September 2020. Saya tinggal eksekusi Mulyanto secara jantan karena saya mempertahankan diri saya dari kerugian pembatalan transaksi ini baik secara materiil maupun imateriil," ujar Mr. President mengakhiri pembicaraan.

Berita terkait:
  1. Mr President Menduga Mulyanto Menyerobot Transaksi Rumah Jalan Prof Soepomo SH I/49 Menggunakan Jasa Pengacara Roi 
  2. Pengacara Roi harusnya mengurusi ahli waris secara internal di keluarga Iin Dewi Kurniawati karena pengacara Roi sendiri yang mengakui tidak ada hubungannya dengan pembeli
  3. Pengacara Ricky Hanytia Akan Membantu Iin Dewi Urus Hak Waris
  4. Merasa Tak Mendapat Keadilan dari Prinsipal, Mr President Akan Hadapi Sendiri Mulyanto Soal Order Corolla PT Siantar Top
  5. Mr President Ancang-ancang Eksekusi Mulyanto: Satpam Kantor Jangan Ikut Campur 
  6. Ingin Dapat Klarifikasi, Mr President Datangi Rumah Iin Dewi di Jalan Prof Soepomo I/49 Surabaya
  7. Aparat Seharusnya Melayani Rakyat, Bukan Maling. Royce Tak Gentar Meski Mulyanto Banyak Beking 
  8. Transaksi Batal Mr President Larang Karyawan Liek Motor Kongkow di Warung ‘Orange’
  9. Selalu Dibilang Tak Berada di Rumah, Mr President Memblokir Akses Pintu Rumah Iin Dewi Sampai Transaksi Berlanjut. Batal Sudah Terlambat
  10. Mediasi Temui Jalan Buntu, Iin Dewi Tetap Tidak Lanjutkan MOU. Mr President Marah dan Pukul Temboknya  
  11. Perang Tembok: Pesan Mr President untuk Fandi
  12. Pasca Mediasi Buntu, Pesan untuk Hakim Ketua Bila Sampai Terjadi Sidang: Royce Menjalankan Sila ke-2 Pancasila
  13. Darah Lebih Kental Daripada Air. Mulyanto Wajib Mendukung Mr President Menghadapi Fandi, Atau Hanya Akan Menemuinya di Penjara
LihatTutupKomentar