Kisah Amanda, Ibu Meninggal Ayah Pergi. Tunggak Biaya Sekolah Rp8 Juta

cicil biaya sekolah


SURABAYA, Suarajatim.com - Amanda Putri Rahmawati (16 tahun) sekarang bisa bernafas lega. Pasalnya, Komunitas Tolong Menolong (KTM) menyanggupi untuk membantu mencicil tunggakan biaya sekolah yang belum terbayar sejak dirinya masuk. Mulai dari uang pangkal, SPP sampai biaya daftar ulang yang mencapai Rp. 8.075.000.

Amanda sendiri adalah salah satu siswi kelas 2 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di kawasan Surabaya Utara.

Kisah Amanda, Bisa Ambil Ijasah Setelah Dinas Pendidikan Turun Tangan

Berlatar belakang dari keluarga tidak mampu, Amanda sendiri sudah berstatus piatu. Ibunya meninggal karena sakit pada Juli 2021 lalu akibat komplikasi. Seminggu sebelumnya, neneknya juga meninggal akibat sakit juga.

Sementara sejak usia 3 tahun, Amanda sudah ditinggal pergi oleh ayah kandungnya akibat bercerai. Sejak itu, ayahnya sudah lepas tanggungjawab dan tidak memberikan nafkah hingga saat ini.

“Saya sempat menghubungi ayah terkait tunggakan biaya sekolah. Tapi beliau sudah lepas tangan. Karena saat ini saja, ayah sudah tidak bekerja lagi. Masih nganggur,” kata Amanda, Selasa (19/4/2022).

Tak hanya masalah biaya sekolah, tapi Amanda juga mengalami kesulitan untuk membayar biaya kontrakan rumah yang sudah jatuh tempo pada April ini sebesar Rp. 8.000.000/tahun.. Untung saja, pemilik kontrakkan berbaik hati memberikan kelonggaran dengan cara mengangsur dan baru terbayar Rp. 2.000.000.

Saat ini, Amanda tinggal bersama budenya di kawasan Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan.

Untuk memenuhi biaya hidup serta kebutuhan lainnya, Amanda membantu budenya yang membuka usaha laundry kilo rumahan dengan biaya sewa Rp. 700.000/bulannya.

“Sepulang sekolah atau pas lagi sekolah online, saya sering menghabiskan waktu untuk membantu bude di tempat laundry,” ujar Amanda yang mengaku pemasukan usaha budenya menurun drastis selama masa pandemi ini.

Sementara itu, Daniel Lukas Rorong selaku Ketua “Komunitas Tolong Menolong” (KTM) mengaku akan membantu mencicil tunggakan biaya sekolah Amanda sampai lunas, bahkan sampai lulus.

“Karena saya melihat optimisme dan semangatnya untuk tetap melanjutkan sekolah sampai lulus ditengah keterbatasan,” tegasnya.

Ditambahkan Daniel, sebenarnya pihak sekolah sudah memberikan kelonggaran bahkan memaklumi kondisi yang dialami oleh Amanda.

“Mangkanya, ketika pihak KTM mewakili Amanda meminta keringanan untuk mengangsur, langsung diiyakan. Pihak sekolah juga sudah memberikan potongan untuk SPP tiap bulannya,” ungkap Daniel.

“Intinya, Amanda harus tetap bersekolah dan bisa lulus SMK tanpa terbebani lagi masalah tunggakan biaya yang belum terbayar lunas,” harap Daniel yang juga Humas “Perhimpunan Driver Online Indonesia” (PDOI) Jawa Timur ini.

INFO : *Daniel Lukas Rorong*
Hotline : 0812.4909.6583 (Call/WA)


 *Keterangan Foto :*
- Didampingi Daniel Lukas Rorong selaku Ketua "Komunitas Tolong Menolong" (KTM), Amanda kini tidak perlu cemas lagi perihal tunggakan biaya sekolahnya sebesar Rp. 8.075.000
- Amanda didampingi budenya sambil menunjukkan rincian tunggakan biaya sekolahnya sebesar Rp. 8.075.000



LihatTutupKomentar