SUARAJATIM - PT Prudential Sharia Life Assurance resmi meluncurkan PRUHeritage Syariah Essential Plan USD di Jakarta, 18 Februari 2026. Produk ini menawarkan perlindungan jiwa jangka panjang berbasis syariah dalam mata uang dolar Amerika Serikat, dengan nilai santunan yang bisa meningkat hingga 150 persen melalui tambahan Booster Proteksi.
![]() |
| Prudential Syariah resmi memperkenalkan PRUHeritage Syariah Essential Plan USD di Jakarta, 18 Februari 2026. |
Produk ini hadir di tengah kebutuhan keluarga Indonesia yang semakin global. Pendidikan luar negeri, layanan kesehatan internasional, hingga rencana warisan lintas negara membuat dolar AS makin relevan dalam perencanaan jangka panjang. Data Bank for International Settlements (BIS) 2025 mencatat lebih dari 80 persen transaksi perdagangan internasional masih menggunakan dolar AS.
Di sisi lain, kurs rupiah terhadap dolar bergerak dinamis. Pada akhir Januari 2024, dolar AS berada di sekitar Rp15.904. Sepanjang Januari 2026, nilainya berkisar Rp16.100 hingga Rp16.800. Pergerakan ini membuat proteksi dalam denominasi USD menjadi pertimbangan penting bagi keluarga dengan kebutuhan global.
PRUHeritage Syariah Essential Plan USD memberikan perlindungan hingga usia 100 tahun. Santunan Meninggal Dunia bisa meningkat lewat Booster Proteksi yang dibayarkan pada awal Tahun Polis ke-6 dan ke-11, masing-masing sebesar 25 persen dari Santunan Awal. Dengan skema ini, total peningkatan bisa mencapai 50 persen di luar santunan dasar.
Kontribusi yang dibayarkan bersifat tetap selama masa pembayaran. Tersedia lima pilihan masa pembayaran kontribusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan peserta. Produk ini juga menjadi pelengkap dari PRUHeritage Syariah Essential Plan yang telah hadir sebelumnya dalam mata uang rupiah.
“Proteksi bukan hanya tentang mitigasi risiko, tetapi tentang menjaga kesinambungan kualitas hidup keluarga dan memastikan aset yang dibangun hari ini dapat diwariskan dengan utuh dan bermakna. PRUHeritage Syariah Essential Plan USD dirancang untuk mendukung kebutuhan tersebut, memberikan kepastian manfaat, fleksibilitas perencanaan, serta ketenangan bagi keluarga dalam menyiapkan masa depan lintas generasi, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah,” tambah Iskandar.
Sebagai produk berbasis syariah, skema ini mengedepankan prinsip tolong-menolong antar peserta. Perlindungan tidak semata finansial, tetapi juga membawa nilai gotong royong sesuai prinsip asuransi syariah.
Prudential Syariah mulai beroperasi sebagai entitas terpisah sejak 2022, hasil pemisahan Unit Usaha Syariah dari Prudential Indonesia. Perusahaan ini berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta menawarkan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan berbasis syariah untuk masyarakat Indonesia.

