ORIS Masuk Surabaya, Warga Jatim Kini Bisa Ikut Biayai Proyek Infrastruktur Nasional Mulai Rp5 Juta

SUARAJATIM - Surabaya kedatangan instrumen investasi baru yang membuka peluang bagi masyarakat untuk ikut terlibat dalam pembiayaan proyek infrastruktur nasional. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI memperkenalkan Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI (ORIS) kepada masyarakat Jawa Timur dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Arunaya Resto, Surabaya, Selasa (10/3/2026).
Sosialisasi Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI (ORIS) kepada investor di Surabaya
PT SMI memperkenalkan ORIS kepada masyarakat Jawa Timur dalam acara sosialisasi investor di Surabaya, 10 Maret 2026.
“ORIS merupakan manifestasi dari transformasi PT SMI sebagai Development Finance Institution (DFI) yang inklusif, di mana kami memperluas akses bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan nasional,” ujar Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah.

Acara ini menghadirkan Kepala Divisi Keuangan dan Hubungan Investor PT SMI Willy Sam serta Direktur PT Indo Premier Sekuritas Eban S. Bawono yang mewakili Joint Lead Underwriter. Kegiatan di Surabaya menjadi lanjutan dari peluncuran resmi ORIS yang sehari sebelumnya digelar di Jakarta pada 9 Maret 2026.

Sebagai BUMN di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, PT SMI memiliki mandat mempercepat pembangunan melalui pembiayaan proyek di berbagai sektor. Sejak berdiri pada 2009, perusahaan ini terlibat dalam pendanaan proyek transportasi, energi terbarukan, fasilitas kesehatan hingga penyediaan air minum.

Reynaldi menyampaikan, instrumen ORIS dihadirkan agar masyarakat tidak hanya mengikuti perkembangan pembangunan, tetapi juga ikut menjadi bagian di dalamnya.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor aktif dalam ekosistem pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Dengan demikian penerbitan ORIS dapat memperdalam peran pasar keuangan nasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” katanya.

Jawa Timur dipilih sebagai salah satu lokasi sosialisasi karena pertumbuhan investor di wilayah ini terus meningkat. Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan jumlah Single Investor Identification (SID) saham di Jawa Timur hingga November 2025 mencapai 1.107.791 SID atau tumbuh 33,15 persen secara tahunan.

Sementara SID Surat Berharga Negara tercatat 188.022 SID dan SID reksa dana mencapai 2.096.095 SID. Angka tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap investasi semakin besar.

Melalui ORIS, masyarakat dapat menempatkan dana dengan nominal yang relatif terjangkau. Instrumen ini menawarkan dua pilihan tenor, yakni 1 tahun atau 370 hari kalender dengan kupon 5,60 persen per tahun serta tenor 3 tahun dengan kupon 6,05 persen per tahun.

Nilai minimum pemesanan ditetapkan Rp5 juta dengan kelipatan Rp1 juta. Dana yang terkumpul nantinya dipakai untuk pembiayaan proyek yang memenuhi pedoman Sustainable Funding Framework PT SMI.

Proyek yang masuk dalam kategori pembiayaan mencakup sektor hijau seperti energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan. Selain itu juga sektor sosial, antara lain fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga penyediaan air bersih.

Dalam proses penawaran umum ORIS, PT SMI menggandeng sejumlah Joint Lead Underwriter yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Kehadiran ORIS di Surabaya diharapkan dapat memperluas basis investor ritel domestik sekaligus menghadirkan alternatif investasi berbasis pendapatan tetap bagi masyarakat Jawa Timur.
LihatTutupKomentar