Suka Tantangan, Abigail Wakili Jatim di Ajang Putri Anak Indonesia

SUARAJATIM – Bagi Abigail Marsha Tenggara, mencoba hal baru selalu menjadi tantangan yang menarik. Karena itu, saat sang bunda menawarkan kesempatan mengikuti ajang Putri Anak Jawa Timur 2026, gadis cilik yang akrab disapa Abby tersebut langsung menyambutnya dengan antusias.


Ajang tersebut bukan sekadar kompetisi penampilan anak. Peserta dituntut memiliki wawasan, kepribadian, kepedulian sosial, serta kemampuan memperkenalkan budaya daerah. Tantangan itu justru membuat Abby semakin bersemangat.

“Dia memang suka mencoba hal-hal baru. Ketika ditawari ikut Putri Anak Jawa Timur, responsnya langsung antusias,” ujar Fitriani, sang bunda.

Karakter pencinta tantangan itu sudah terlihat sejak Abby masih kecil. Sejak usia tiga tahun, ia mulai tertarik pada dunia modeling. Selain menyukai dunia fashion, Abby juga memiliki postur tubuh dan tinggi badan yang mendukung untuk tampil di atas runway.

Dalam perjalanan kariernya, Abby banyak terinspirasi oleh sosok Harnaaz Sandhu, pemenang Miss Universe 2021 yang dikenal percaya diri dan mampu menginspirasi banyak anak muda di berbagai negara.

Namun langkah awal Abby di dunia modeling tidak selalu mudah. Saat pertama kali mengikuti latihan, ia sempat merasa takut terjatuh ketika harus berjalan menggunakan sepatu hak tinggi. Rasa takut tersebut perlahan berhasil diatasi berkat latihan yang rutin dan dukungan penuh dari kedua orang tuanya.

“Yang paling mendukung memang kami sebagai orang tua. Kami selalu berusaha mendampingi setiap proses yang dijalani Abby,” kata Fitri.

Meski aktif mengikuti berbagai kegiatan modeling dan kompetisi, pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh aktivitas latihan dilakukan setelah pulang sekolah, sedangkan kegiatan fashion show dan runway biasanya diikuti saat akhir pekan atau hari libur sekolah.

Selain modeling, Abby juga tertarik mendalami tari tradisional. Awalnya, Fitri hanya ingin mengenalkan putrinya pada aktivitas yang berbeda. Ia kemudian menunjukkan sejumlah video pertunjukan tari tradisional melalui YouTube. Ketertarikan Abby tumbuh dengan cepat hingga menjadi kecintaan terhadap seni budaya Nusantara.

Semangat belajar itu juga tercermin dalam berbagai kegiatan sosial yang diikutinya. Dalam sebuah kegiatan di panti disabilitas, Abby bahkan berinisiatif mempelajari bahasa isyarat agar dapat berinteraksi lebih dekat dengan anak-anak difabel.

Kerja keras dan keberanian mencoba tantangan baru akhirnya berbuah prestasi. Salah satu momen yang paling berkesan bagi Abby adalah ketika berhasil menjadi juara dalam berbagai ajang yang diikutinya.

Deretan prestasi yang telah diraih pun cukup panjang. Pada usia tujuh tahun, Abby telah aktif mengikuti berbagai fashion runway. Saat berusia delapan tahun, ia meraih gelar The Winner Top Model Cilik Jawa Timur 2023 dan Peragawati Terbaik Jawa Timur. Pada usia sembilan tahun, ia dinobatkan sebagai Winner Nona Batik Nusantara. Memasuki usia 10 tahun, Abby meraih Runner Up 2 Face of Jawa Timur serta Runner Up 1 Model Sampul Majalah Scene.

Tahun 2026 menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanannya. Di usia 11 tahun, Abby berhasil meraih gelar Puteri Anak Jawa Timur Budaya 2026, Puteri Anak Jawa Timur Best Personality 2026, serta Puteri Batik Cilik Jawa Timur 2026. 
Prestasi tersebut mengantarkannya mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional di ajang Putri Anak Indonesia untuk kategori Putri Batik Cilik 2026, sekaligus menjadi bukti bahwa keberanian menerima tantangan baru dapat membuka jalan menuju pencapaian yang lebih tinggi.

LihatTutupKomentar