Hari Lingkungan Hidup 2026, PLN Hijaukan Gardu Induk di Kertosono dan Krian, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

SUARAJATIM - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM) menggelar kegiatan penghijauan dan program Gardu Induk Andal (GI ANDAL) secara serentak di dua lokasi penting sistem kelistrikan Jawa Timur, yakni Gardu Induk 150 kV Kertosono dan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Krian.
Tim PLN melakukan penanaman pohon dan penataan lingkungan di Gardu Induk Krian dan Kertosono saat Hari Lingkungan Hidup 2026
"PLN meyakini bahwa keandalan pasokan listrik tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga kontinuitas layanan, tetapi juga dari bagaimana operasional perusahaan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. Melalui GI ANDAL dan aksi penghijauan ini, kami memastikan aset ketenagalistrikan tetap andal sekaligus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang," ujar General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur, Ika Sudarmaja.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan berbagai agenda yang berfokus pada penataan lingkungan kerja. Selain penanaman pohon, petugas juga melakukan pembersihan area gardu induk, penataan lingkungan sekitar, hingga pengecatan kembali sejumlah batas area guna meningkatkan kerapian dan estetika kawasan.
Petugas PLN UIT Jawa Bagian Timur melaksanakan penghijauan, pembersihan area, dan pengolahan sampah organik menjadi kompos di Gardu Induk Kertosono dan GITET Krian dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah pengolahan sampah organik menjadi kompos. Program ini menjadi bagian dari penerapan ekonomi sirkular yang dijalankan PLN di lingkungan kerja. Kompos hasil pengolahan nantinya dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan perawatan tanaman dan penghijauan di area operasional perusahaan.

Bagi PLN UIT JBM, Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh pegawai terhadap lingkungan. Langkah tersebut berjalan seiring dengan kebutuhan menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi tulang punggung pasokan energi bagi masyarakat dan sektor industri.

Lingkungan gardu induk yang bersih dan terawat juga memiliki dampak langsung terhadap operasional transmisi. Area yang tertata dapat membantu mengurangi potensi gangguan pada peralatan, meningkatkan aspek keselamatan kerja, serta menjaga kontinuitas pasokan listrik tetap optimal.
General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur, Ika Sudarmaja.
PLN terus menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam berbagai aktivitas bisnis perusahaan. Program penghijauan yang dijalankan di Kertosono dan Krian menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam menjaga kualitas lingkungan, meningkatkan ruang hijau, serta mendukung pengurangan emisi karbon.

Melalui kegiatan ini, PLN UIT Jawa Bagian Timur ingin membangun budaya kerja yang semakin peduli terhadap lingkungan. Pengelolaan area operasional yang bersih, hijau, dan tertata menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dan kelestarian alam.

Semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa menjaga keandalan listrik berjalan beriringan dengan menjaga lingkungan. Di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat, langkah penghijauan dan pengelolaan lingkungan menjadi bagian penting dalam memastikan keberlangsungan kehidupan bagi generasi mendatang.
LihatTutupKomentar