SUARAJATIM – Bermain domino selama ini identik dengan aktivitas santai di warung kopi atau pos ronda. Namun di tangan Higgs Games Island (HGI), permainan tradisional tersebut diproyeksikan berkembang menjadi industri olahraga profesional yang mampu menghasilkan atlet dengan pendapatan ratusan juta rupiah per tahun.
Target ambisius itu disampaikan HGI di sela penyelenggaraan Piala Walikota Surabaya 2026. Perusahaan yang menjadi sponsor turnamen tersebut tengah menyiapkan ekosistem kompetisi yang dirancang untuk melahirkan atlet domino profesional di Indonesia.
Perwakilan HGI, Ray, mengatakan pihaknya melihat domino sebagai olahraga berbasis strategi dan kerja sama tim yang memiliki potensi besar untuk berkembang layaknya cabang olahraga maupun e-sports profesional.
“Kami berharap olahraga domino ini bisa menjadi olahraga yang profesional dan bisa menghasilkan atlet-atlet yang berkompeten,” ujar Ray.
Menurutnya, HGI memiliki target agar atlet domino profesional nantinya mampu memperoleh penghasilan yang layak dari kompetisi dan ekosistem yang dibangun.
“Kami berharap ke depannya satu atlet profesional bisa menghasilkan sekitar Rp400 juta per tahun,” katanya.
Target tersebut bukan sekadar wacana. HGI telah menyiapkan skema pembinaan yang dimulai dari kompetisi online hingga pembentukan klub dan liga profesional.
Ray menjelaskan, tahap awal akan dimulai melalui berbagai pertandingan berbasis digital yang mempertemukan pemain dari berbagai daerah. Dari kompetisi tersebut, pemain dan tim terbaik akan diseleksi untuk mengikuti pertandingan offline.
“Nantinya kami akan membangun beberapa tim maupun klub yang profesional. Kompetisi bisa dimulai dari online terlebih dahulu, kemudian tim-tim terbaik dipertemukan dalam pertandingan offline,” ujarnya.
Dari hasil kompetisi offline itulah para pemain berprestasi akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut untuk menjadi atlet profesional.
Model tersebut dinilai mirip dengan perkembangan industri e-sports yang lebih dahulu sukses membangun jalur karier bagi para pemain profesional. Bedanya, domino mengangkat permainan yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.
HGI juga berencana membangun sebuah platform yang menjadi wadah para atlet domino nasional. Melalui platform tersebut, pemain yang telah lolos pembinaan dapat memperoleh dukungan pengembangan karier hingga peluang pendapatan yang lebih terukur.
“Kami ingin membangun sebuah platform yang nantinya menjadi rumah bagi para atlet domino profesional,” kata Ray.
Langkah tersebut sejalan dengan visi HGI untuk mendorong transformasi domino dari permainan rakyat menjadi olahraga pikiran modern yang memiliki nilai ekonomi. Dalam rilis resminya, HGI menegaskan bahwa domino tidak hanya berpotensi menjadi olahraga prestasi, tetapi juga membuka peluang industri baru yang melibatkan komunitas, klub, penyelenggara kompetisi, hingga atlet profesional.
Momentum itu dinilai semakin kuat setelah berbagai turnamen resmi mulai mendapat dukungan pemerintah daerah dan organisasi olahraga. Piala Walikota Surabaya 2026 yang diikuti lebih dari 500 peserta menjadi salah satu bukti bahwa minat masyarakat terhadap domino kompetitif terus bertumbuh.
Jika rencana tersebut berjalan sesuai target, masa depan domino di Indonesia tidak lagi berhenti sebagai permainan hiburan semata. HGI ingin membuka jalan baru agar kemampuan menyusun strategi di atas meja domino dapat berkembang menjadi profesi yang menjanjikan.
![]() |
| Mr Ray dari HGI bidik ekosistem liga dan klub profesional untuk mencetak atlet domino dengan potensi penghasilan ratusan juta rupiah per tahun. |
Perwakilan HGI, Ray, mengatakan pihaknya melihat domino sebagai olahraga berbasis strategi dan kerja sama tim yang memiliki potensi besar untuk berkembang layaknya cabang olahraga maupun e-sports profesional.
“Kami berharap olahraga domino ini bisa menjadi olahraga yang profesional dan bisa menghasilkan atlet-atlet yang berkompeten,” ujar Ray.
Menurutnya, HGI memiliki target agar atlet domino profesional nantinya mampu memperoleh penghasilan yang layak dari kompetisi dan ekosistem yang dibangun.
“Kami berharap ke depannya satu atlet profesional bisa menghasilkan sekitar Rp400 juta per tahun,” katanya.
Target tersebut bukan sekadar wacana. HGI telah menyiapkan skema pembinaan yang dimulai dari kompetisi online hingga pembentukan klub dan liga profesional.
Ray menjelaskan, tahap awal akan dimulai melalui berbagai pertandingan berbasis digital yang mempertemukan pemain dari berbagai daerah. Dari kompetisi tersebut, pemain dan tim terbaik akan diseleksi untuk mengikuti pertandingan offline.
![]() |
| Lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Turnamen Domino Piala Walikota Surabaya 2026 yang digelar di HI Tech Mall Surabaya. |
Dari hasil kompetisi offline itulah para pemain berprestasi akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut untuk menjadi atlet profesional.
Model tersebut dinilai mirip dengan perkembangan industri e-sports yang lebih dahulu sukses membangun jalur karier bagi para pemain profesional. Bedanya, domino mengangkat permainan yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.
HGI juga berencana membangun sebuah platform yang menjadi wadah para atlet domino nasional. Melalui platform tersebut, pemain yang telah lolos pembinaan dapat memperoleh dukungan pengembangan karier hingga peluang pendapatan yang lebih terukur.
“Kami ingin membangun sebuah platform yang nantinya menjadi rumah bagi para atlet domino profesional,” kata Ray.
Langkah tersebut sejalan dengan visi HGI untuk mendorong transformasi domino dari permainan rakyat menjadi olahraga pikiran modern yang memiliki nilai ekonomi. Dalam rilis resminya, HGI menegaskan bahwa domino tidak hanya berpotensi menjadi olahraga prestasi, tetapi juga membuka peluang industri baru yang melibatkan komunitas, klub, penyelenggara kompetisi, hingga atlet profesional.
Momentum itu dinilai semakin kuat setelah berbagai turnamen resmi mulai mendapat dukungan pemerintah daerah dan organisasi olahraga. Piala Walikota Surabaya 2026 yang diikuti lebih dari 500 peserta menjadi salah satu bukti bahwa minat masyarakat terhadap domino kompetitif terus bertumbuh.
Jika rencana tersebut berjalan sesuai target, masa depan domino di Indonesia tidak lagi berhenti sebagai permainan hiburan semata. HGI ingin membuka jalan baru agar kemampuan menyusun strategi di atas meja domino dapat berkembang menjadi profesi yang menjanjikan.


