SUARAJATIM – Perjalanan jauh dengan mobil sering dianggap melelahkan karena jaraknya. Padahal, rasa pegal dan turunnya konsentrasi pengemudi juga bisa dipicu oleh kondisi kendaraan. Hal-hal seperti tekanan ban, suspensi, posisi duduk, hingga kestabilan mobil ikut menentukan seberapa nyaman tubuh selama berjam-jam berada di balik kemudi.
“Banyak orang mengira rasa lelah saat berkendara hanya dipengaruhi oleh jarak tempuh. Padahal, ergonomi kabin, kualitas suspensi, tingkat kebisingan, hingga kestabilan kendaraan memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan kenyamanan selama perjalanan,” jelas Rafii Sinurat, Head of After Sales Astra Peugeot.
Menurut Peugeot, kenyamanan perjalanan jauh merupakan hasil dari sejumlah faktor yang bekerja secara bersamaan. Karena itu, mobil yang akan dipakai menempuh perjalanan antarkota sebaiknya tidak hanya diperiksa dari sisi mesin, tetapi juga bagian yang berhubungan langsung dengan kenyamanan dan kendali kendaraan.
Jangan Abaikan Tekanan Ban
Ban menjadi salah satu bagian pertama yang perlu diperiksa sebelum perjalanan jauh. Tekanan angin yang tidak sesuai dapat memengaruhi karakter kendaraan ketika dikemudikan.
Selain tekanan, kondisi fisik ban juga perlu diperhatikan. Pengemudi sebaiknya memastikan tidak ada kerusakan pada permukaan ban dan kondisi tapaknya masih layak digunakan untuk perjalanan panjang.
Ban yang kondisinya baik turut membantu kendaraan tetap stabil sekaligus membuat pengemudi tidak perlu melakukan koreksi arah secara berlebihan.
Spooring Bisa Memengaruhi Rasa Mengemudi
Selain ban, wheel alignment atau spooring juga tidak boleh dilewatkan. Posisi roda yang tidak sesuai dapat membuat karakter kemudi berubah.
Mobil bisa terasa cenderung menarik ke salah satu sisi sehingga pengemudi harus terus menahan atau mengoreksi setir. Jika kondisi tersebut terjadi sepanjang perjalanan, tangan dan bahu tentu lebih cepat lelah.
Karena itu, pemeriksaan wheel alignment menjadi salah satu bagian penting, terutama apabila mobil pernah menghantam lubang, trotoar, atau terasa tidak lagi lurus ketika dikemudikan.
Suspensi Ikut Menentukan Kenyamanan
Kondisi suspensi juga memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan jauh. Suspensi tidak hanya bertugas meredam guncangan, tetapi juga membantu menjaga kendaraan tetap stabil ketika melewati berbagai karakter permukaan jalan.
Suspensi yang bekerja dengan baik dapat mengurangi getaran yang diteruskan ke kabin. Sebaliknya, komponen yang mulai bermasalah dapat membuat perjalanan terasa lebih melelahkan karena tubuh terus menerima guncangan.
Karakter suspensi yang tepat menjadi semakin penting ketika kendaraan digunakan selama beberapa jam tanpa jeda.
Sistem Kemudi dan Rem Wajib Diperiksa
Sistem kemudi juga harus berada dalam kondisi prima. Setir yang terasa tidak normal, terlalu berat, atau membutuhkan koreksi terus-menerus bisa menjadi tanda kendaraan perlu diperiksa lebih lanjut.
Begitu pula dengan sistem pengereman. Perjalanan jauh berarti kendaraan akan menghadapi berbagai kondisi lalu lintas, mulai dari kecepatan tinggi di jalan tol hingga pengereman berulang ketika memasuki kawasan perkotaan.
Pemeriksaan rem, kemudi, dan suspensi sebelum berangkat dapat membantu memastikan kendaraan bekerja sebagaimana mestinya.
Jangan Lupa Oli dan Cairan Kendaraan
Bagian lain yang kerap diperiksa hanya ketika muncul masalah adalah cairan kendaraan. Sebelum perjalanan jauh, kondisi oli mesin serta cairan lain perlu dipastikan sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
Astra Peugeot juga menyarankan pemeriksaan kendaraan secara berkala agar performanya tetap terjaga.
“Kami selalu mengimbau para pemilik Peugeot untuk melakukan pemeriksaan kendaraan secara berkala, terutama sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Kendaraan yang terawat dengan baik tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan keselamatan selama perjalanan,” tambah Rafii.
Pemeriksaan di bengkel resmi Astra Peugeot mencakup sejumlah bagian penting, mulai dari sistem pengereman, suspensi, kemudi, ban, baterai, cairan kendaraan hingga mesin. Pemeriksaan juga dilakukan menggunakan peralatan diagnostik sesuai standar pabrikan.
Nyaman Bukan Berarti Bebas Istirahat
Meski kondisi kendaraan sudah prima, pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi tubuh. Mobil yang nyaman tidak berarti pengemudi bisa mengabaikan kebutuhan untuk beristirahat.
Ketika perjalanan berlangsung berjam-jam, berhenti secara berkala tetap penting untuk menjaga kebugaran dan konsentrasi. Apalagi perjalanan antarkota di Jawa bisa menghadirkan kombinasi jalan tol, jalan nasional, kemacetan, hingga jalur berkelok.
Pada akhirnya, perjalanan jauh yang nyaman bukan hanya ditentukan oleh merek atau fitur mobil. Kondisi ban, spooring, suspensi, kemudi, rem, cairan kendaraan, hingga kesiapan pengemudi sama-sama menentukan.
Peugeot melihat seluruh faktor tersebut sebagai bagian dari pengalaman berkendara. Mobil yang terawat dan pengemudi yang tetap fokus menjadi kombinasi penting agar perjalanan ratusan kilometer tidak berubah menjadi pengalaman yang melelahkan.
![]() |
| Pengemudi Peugeot berkendara dalam perjalanan jarak jauh |
Menurut Peugeot, kenyamanan perjalanan jauh merupakan hasil dari sejumlah faktor yang bekerja secara bersamaan. Karena itu, mobil yang akan dipakai menempuh perjalanan antarkota sebaiknya tidak hanya diperiksa dari sisi mesin, tetapi juga bagian yang berhubungan langsung dengan kenyamanan dan kendali kendaraan.
Jangan Abaikan Tekanan Ban
Ban menjadi salah satu bagian pertama yang perlu diperiksa sebelum perjalanan jauh. Tekanan angin yang tidak sesuai dapat memengaruhi karakter kendaraan ketika dikemudikan.
Selain tekanan, kondisi fisik ban juga perlu diperhatikan. Pengemudi sebaiknya memastikan tidak ada kerusakan pada permukaan ban dan kondisi tapaknya masih layak digunakan untuk perjalanan panjang.
Ban yang kondisinya baik turut membantu kendaraan tetap stabil sekaligus membuat pengemudi tidak perlu melakukan koreksi arah secara berlebihan.
Spooring Bisa Memengaruhi Rasa Mengemudi
Selain ban, wheel alignment atau spooring juga tidak boleh dilewatkan. Posisi roda yang tidak sesuai dapat membuat karakter kemudi berubah.
Mobil bisa terasa cenderung menarik ke salah satu sisi sehingga pengemudi harus terus menahan atau mengoreksi setir. Jika kondisi tersebut terjadi sepanjang perjalanan, tangan dan bahu tentu lebih cepat lelah.
Karena itu, pemeriksaan wheel alignment menjadi salah satu bagian penting, terutama apabila mobil pernah menghantam lubang, trotoar, atau terasa tidak lagi lurus ketika dikemudikan.
Suspensi Ikut Menentukan Kenyamanan
Kondisi suspensi juga memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan jauh. Suspensi tidak hanya bertugas meredam guncangan, tetapi juga membantu menjaga kendaraan tetap stabil ketika melewati berbagai karakter permukaan jalan.
Suspensi yang bekerja dengan baik dapat mengurangi getaran yang diteruskan ke kabin. Sebaliknya, komponen yang mulai bermasalah dapat membuat perjalanan terasa lebih melelahkan karena tubuh terus menerima guncangan.
Karakter suspensi yang tepat menjadi semakin penting ketika kendaraan digunakan selama beberapa jam tanpa jeda.
Sistem Kemudi dan Rem Wajib Diperiksa
Sistem kemudi juga harus berada dalam kondisi prima. Setir yang terasa tidak normal, terlalu berat, atau membutuhkan koreksi terus-menerus bisa menjadi tanda kendaraan perlu diperiksa lebih lanjut.
Begitu pula dengan sistem pengereman. Perjalanan jauh berarti kendaraan akan menghadapi berbagai kondisi lalu lintas, mulai dari kecepatan tinggi di jalan tol hingga pengereman berulang ketika memasuki kawasan perkotaan.
Pemeriksaan rem, kemudi, dan suspensi sebelum berangkat dapat membantu memastikan kendaraan bekerja sebagaimana mestinya.
Jangan Lupa Oli dan Cairan Kendaraan
Bagian lain yang kerap diperiksa hanya ketika muncul masalah adalah cairan kendaraan. Sebelum perjalanan jauh, kondisi oli mesin serta cairan lain perlu dipastikan sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
Astra Peugeot juga menyarankan pemeriksaan kendaraan secara berkala agar performanya tetap terjaga.
“Kami selalu mengimbau para pemilik Peugeot untuk melakukan pemeriksaan kendaraan secara berkala, terutama sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Kendaraan yang terawat dengan baik tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan keselamatan selama perjalanan,” tambah Rafii.
Pemeriksaan di bengkel resmi Astra Peugeot mencakup sejumlah bagian penting, mulai dari sistem pengereman, suspensi, kemudi, ban, baterai, cairan kendaraan hingga mesin. Pemeriksaan juga dilakukan menggunakan peralatan diagnostik sesuai standar pabrikan.
Nyaman Bukan Berarti Bebas Istirahat
Meski kondisi kendaraan sudah prima, pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi tubuh. Mobil yang nyaman tidak berarti pengemudi bisa mengabaikan kebutuhan untuk beristirahat.
Ketika perjalanan berlangsung berjam-jam, berhenti secara berkala tetap penting untuk menjaga kebugaran dan konsentrasi. Apalagi perjalanan antarkota di Jawa bisa menghadirkan kombinasi jalan tol, jalan nasional, kemacetan, hingga jalur berkelok.
Pada akhirnya, perjalanan jauh yang nyaman bukan hanya ditentukan oleh merek atau fitur mobil. Kondisi ban, spooring, suspensi, kemudi, rem, cairan kendaraan, hingga kesiapan pengemudi sama-sama menentukan.
Peugeot melihat seluruh faktor tersebut sebagai bagian dari pengalaman berkendara. Mobil yang terawat dan pengemudi yang tetap fokus menjadi kombinasi penting agar perjalanan ratusan kilometer tidak berubah menjadi pengalaman yang melelahkan.

