PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik Industri, Sambangi Maspion dan B&D Factory

SUARAJATIM – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat sinergi dengan sektor industri manufaktur untuk memastikan kebutuhan listrik pelanggan tetap terlayani sekaligus meningkatkan keandalan sistem transmisi.
keandalan listrik industri
General Manager PLN UIT JBM Ika Sudarmaja bersama jajaran manajemen saat mengunjungi PT Maspion 1 di Sidoarjo dalam rangkaian Hari Pelanggan Nasional, Senin (7/9/2026).
Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan ke sejumlah pelanggan dan stakeholder dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN). Pada Senin (7/9/2026), jajaran manajemen PLN UIT JBM mengunjungi PT Maspion 1 di Sidoarjo dan B&D Factory milik PT Bambang Djaja di Surabaya.

Kunjungan ke PT Maspion 1 menjadi kesempatan bagi PLN UIT JBM untuk berdialog langsung dengan manajemen perusahaan mengenai kebutuhan kelistrikan dalam mendukung aktivitas industri manufaktur.

General Manager PLN UIT JBM Ika Sudarmaja bersama jajaran manajemen PLN berdiskusi untuk memastikan kebutuhan pelanggan, khususnya dari sisi kelistrikan, dapat terpenuhi dengan baik.

PT Maspion merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai produk, mulai dari peralatan rumah tangga, perkakas, produk logam dan perabot hingga produk elektronik. Aktivitas manufaktur tersebut membutuhkan dukungan pasokan listrik yang andal agar operasional perusahaan dapat berjalan secara optimal.

"Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk hadir lebih dekat dengan pelanggan, mendengarkan kebutuhan dan masukan mereka secara langsung, serta memastikan layanan kelistrikan yang kami berikan mampu mendukung keberlangsungan operasional pelanggan," ujar Ika Sudarmaja.

Menurut dia, PLN memandang pelanggan sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.

Selain bertemu pelanggan, PLN UIT JBM memanfaatkan rangkaian HPN untuk meningkatkan pemahaman teknis pegawainya melalui kunjungan ke B&D Factory, lini produk PT Bambang Djaja.

Perusahaan manufaktur tersebut memproduksi berbagai peralatan kelistrikan, termasuk power transformer, distribution transformer, serta instrumen kelistrikan.

Kegiatan di B&D Factory diarahkan sebagai bagian dari program upskilling dan peningkatan product knowledge bagi insan PLN UIT JBM. Pegawai PLN mendapatkan pemahaman mengenai proses produksi, karakteristik, teknologi, hingga penerapan berbagai produk kelistrikan yang digunakan dalam mendukung sistem ketenagalistrikan.

Ika mengatakan peningkatan kompetensi pegawai memiliki kaitan langsung dengan upaya menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan.

"Pemahaman yang baik terhadap peralatan yang digunakan dalam sistem transmisi akan memperkuat kemampuan insan PLN dalam melakukan pengelolaan, pemeliharaan, serta mitigasi terhadap potensi gangguan," katanya.

Melalui kunjungan tersebut, pegawai PLN diharapkan memahami produk secara lebih menyeluruh, mulai dari desain dan proses manufaktur hingga implementasinya di lapangan.

"Kunjungan ke B&D Factory memberikan perspektif dan product knowledge yang sangat berharga bagi insan PLN. Dengan memahami produk secara lebih komprehensif, mulai dari desain, proses manufaktur hingga implementasinya di lapangan, kami berharap kompetensi pegawai semakin kuat sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan dan pelaksanaan pekerjaan secara lebih efektif," kata Ika.

Penguatan kompetensi tersebut pada akhirnya diarahkan untuk menjaga keandalan sistem transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali.

Momentum HPN tahun ini pun dimanfaatkan PLN UIT JBM melalui dua pendekatan, yakni memperkuat komunikasi dengan pelanggan industri dan meningkatkan kapasitas teknis insan PLN.

Bagi pelanggan, interaksi langsung menjadi ruang untuk menyampaikan kebutuhan serta masukan terkait layanan kelistrikan. Sementara bagi pegawai PLN, kunjungan ke fasilitas manufaktur memberikan tambahan wawasan mengenai peralatan yang digunakan dalam sistem ketenagalistrikan.

PLN UIT JBM menilai kolaborasi dengan stakeholder dan peningkatan kompetensi pegawai menjadi bagian penting dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas, sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas industri di Jawa Timur dan wilayah kerja Jawa Bagian Timur dan Bali.
LihatTutupKomentar