Jet Honda Terlaris. Terjual 150 Unit Sejak 2017

Penjualan Pesawat Jet Honda.
Deretan pesawat jet Honda

Greensboro, Suarajatim.com – Honda Aircraft Company mengumumkan bahwa HondaJet tercatat sebagai pesawat yang paling banyak dikirim di kelasnya pada tahun 2019, berdasarkan angka yang diberikan oleh General Aviation Manufacturers Association (GAMA).

Selama tahun 2019, Honda Aircraft Company mengirimkan 36 pesawat kepada pelanggannya di seluruh dunia, merupakan yang tertinggi untuk segmen jet ringan selama tiga tahun berturut-turut.

“Kami senang bahwa pelanggan di seluruh dunia terus menjadikan HondaJet pilihan mereka, yang didasarkan pada performa terbaik di kelasnya serta inovasi teknologi yang menjadi ciri khas produk kami,” papar Presiden dan CEO Honda Aircraft Company, Michimasa Fujino. “Kami akan terus meningkatkan efisiensi, kinerja, dan kenyamanan kabin untuk terus menjadi yang terdepan dalam teknologi dan membuktikan nilai lebih dari sebuah Jet Ringan untuk semua pengguna,” tambah Fujino.

Dengan terus meningkatnya permintaan pelanggan, Honda Aircraft Company juga terus menambah daftar sertifikasi untuk produknya. Pada tahun 2019, Honda Aircraft Company menerima sertifikasi dari Administrasi Penerbangan Sipil China di Cina, Penerbangan Sipil Transportasi Kanada dan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Turki.

Tak hanya itu, daftar pengguna produk dari Honda Aircraft Company juga semakin bervariasi dengan digunakannya HondaJet Elite sebagai kendaraan evakuasi medis pada tahun 2019.

Honda Aircraft Company saat ini sedang dalam proses membangun fasilitas produksi sayap baru sebesar 83.000 kaki persegi yang bernilai 15,5 juta dolar yang dimulai pada 2019 dan dijadwalkan selesai pada 2020, di markas besarnya di Greensboro, Carolina Utara.

Honda Aircraft Company terus menambah nilai pada pasar penerbangan bisnis melalui dedikasinya terhadap kinerja yang unggul, efisiensi bahan bakar yang luar biasa, dan kenyamanan luar biasa yang memfasilitasi kehidupan profesional dan pribadi para pelanggan HondaJet.

Penjualan dan layanan Honda Aircraft Company sudah sampai pada pasar Amerika Utara, Eropa, Amerika Latin, Asia Tenggara, Cina, Timur Tengah, India, dan Jepang. Armada HondaJet saat ini terdiri dari sekitar 150 pesawat di seluruh dunia dan menjadi pesawat jet yang paling banyak dikirim di kelasnya pada 2017, 2018, dan 2019.

HondaJet Elite
HondaJet Elite adalah pesawat tercepat, terjauh dan memiliki penerbangan tertinggi di kelasnya. HondaJet Elite menggabungkan banyak inovasi teknologi Honda Aircraft, termasuk konfigurasi Over-The-Wing Engine Mount (OTWEM) yang unik, moncong dan sayap Natural Laminar Flow (NLF), dan badan pesawat komposit.

Pesawat ini juga ditenagai oleh GE Honda Aero Engines HF120. Semua kemajuan ini berkontribusi pada kinerja pesawat yang unggul, efisiensi tak tertandingi, dan ruang pesawat yang dimaksimalkan yang menjadikannya sebagai kabin pesawat terbesar di kelasnya.

Kabin HondaJet Elite memiliki dapur lengkap, toilet pribadi dengan kursi berikat opsional, dan sistem suara Bongiovi eksklusif. Pesawat ini menetapkan standar tinggi dalam teknologi keselamatan antar manusia dan mesin dengan kokpit yang dirancang secara ergonomis dan rangkaian peralatan elektronik penerbangan Garmin® G3000 yang telah disesuaikan.

Honda Aircraft terus berkomitmen untuk meningkatkan kehidupan melalui mobilitas pribadi. HondaJet Elite secara signifikan lebih mementingkan efisien bahan bakar dan mengeluarkan lebih sedikit gas rumah kaca daripada semua jet bisnis bermesin ganda berukuran serupa.

Bersertifikat untuk pengoperasian pilot tunggal, HondaJet Elite terus memenuhi reputasi perusahaan untuk kinerja, efisiensi, kualitas, dan nilai yang unggul.

Honda Aircraft Company
Honda Aircraft Company adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh American Honda Motor Co., Inc. Didirikan pada tahun 2006, kantor pusat Honda Aircraft terletak di Carolina Utara. Semangat menantang yang menjadi dasar Soichiro Honda mendirikan Honda Motor Co., Ltd. ketika Honda Aircraft memenuhi salah satu impian lama Honda untuk memajukan mobilitas manusia ke angkasa.
LihatTutupKomentar