-->

Aparat Seharusnya Melayani Rakyat, Bukan Maling. Royce Tak Gentar Meski Mulyanto Banyak Beking

Press conference dengan Mr President di Warung Tretes (14/10)

Suara Jatim - Sikap Royce (41) alias Mr President Liek Motor terhadap Mulyanto sampai saat ini tidak berubah. Perselisihan di antara keduanya makin meruncing sebulan terakhir ini. Yang terbaru, soal penyerobotan transaksi pembelian rumah di Jalan Prof Soepomo I/49 dan penyerobotan order penjualan Toyota Corolla Cross untuk PT Siantar Top.


Seperti diketahui, Mr President dan Mulyanto keduanya merupakan bos diler Liek Motor yang terus bertikai sejak akhir 2015 hingga sekarang. Diduga pemicunya adalah sertifikat bangunan Liek Motor di Jalan Ketabang Surabaya atas nama Royce masih ditahan Bank Permata atas permintaan Mulyanto.

Rabu 14 Oktober 2020, Mr President mengomentari perbuatan Mulyanto yang selalu meminta bantuan aparat ketika berhadapan dengan dirinya.

"Saya sebagai Mr President tidak perlu menggunakan kekuatan aparat. Polisi, Satpol PP dan Angkatan biarlah mereka menjaga negara. Jangan dipakai untuk menjaga swasta," ucap Royce.

Berbeda dengan Mulyanto, lanjut Mr President. "Oknum Marinir, oknum Satpol PP dan oknum Dinas Cipta Karya pernah dijadikan beking Mulyanto." Itulah ulah Mulyanto.

"Termasuk polisi. Masak saya di Ketabang (bangunan Liek Motor Jalan Ketabang) dipanggilkan polisi buat nakut-nakuti saya. Kan Lucu? Wong saya yang punya SHM-nya." jelas Mr President

"Seharusnya kan polisi melayani masyarakat yang benar. Bukan masyarakat yang maling. Buat apa dilayani. Mulyanto itu kan maling, tapi minta beking oknum polisi," lanjutnya.

Menutup wawancara, Mr President berjanji bakal menyebutkan siapa saja oknum yang membekingi Mulyanto, satu per satu, bila dirinya terus menerus diganggu dari Mulyanto.###

Berikut potongan rekaman wawancara dengan Mr President di Warung Tretes 14-10-2020.

Berita terkait:
  1. Mr President Menduga Mulyanto Menyerobot Transaksi Rumah Jalan Prof Soepomo SH I/49 Menggunakan Jasa Pengacara Roi 
  2. Pengacara Roi harusnya mengurusi ahli waris secara internal di keluarga Iin Dewi Kurniawati karena pengacara Roi sendiri yang mengakui tidak ada hubungannya dengan pembeli
  3. Pengacara Ricky Hanytia Akan Membantu Iin Dewi Urus Hak Waris
  4. Merasa Tak Mendapat Keadilan dari Prinsipal, Mr President Akan Hadapi Sendiri Mulyanto Soal Order Corolla PT Siantar Top
  5. Mr President Ancang-ancang Eksekusi Mulyanto: Satpam Kantor Jangan Ikut Campur 
  6. Ingin Dapat Klarifikasi, Mr President Datangi Rumah Iin Dewi di Jalan Prof Soepomo I/49 Surabaya
  7. Aparat Seharusnya Melayani Rakyat, Bukan Maling. Royce Tak Gentar Meski Mulyanto Banyak Beking 
  8. Transaksi Batal Mr President Larang Karyawan Liek Motor Kongkow di Warung ‘Orange’
  9. Selalu Dibilang Tak Berada di Rumah, Mr President Memblokir Akses Pintu Rumah Iin Dewi Sampai Transaksi Berlanjut. Batal Sudah Terlambat
  10. Mediasi Temui Jalan Buntu, Iin Dewi Tetap Tidak Lanjutkan MOU. Mr President Marah dan Pukul Temboknya  
  11. Perang Tembok: Pesan Mr President untuk Fandi
  12. Pasca Mediasi Buntu, Pesan untuk Hakim Ketua Bila Sampai Terjadi Sidang: Royce Menjalankan Sila ke-2 Pancasila
  13. Darah Lebih Kental Daripada Air. Mulyanto Wajib Mendukung Mr President Menghadapi Fandi, Atau Hanya Akan Menemuinya di Penjara
LihatTutupKomentar