Capres 2019, Sosok Ini Dinilai Bisa Saingi Elektabilitas Jokowi

Suarajatim.com - Saat ini, koalisi parpol pendukung capres Joko Widodo sedang mencari cawapres yang mampu meningkatkan elektabilitas pasangan tersebut.

Pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri B Satrio, mengatakan sosok yang bisa memenuhi kriteria tersebut adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB).

Hendri menilai bahwa Jokowi dan PDIP akan mendekati TGB untuk dijadikan sebagai cawapres. Dengan TGB sebagai cawapres, elektabilitas Jokowi diyakini akan kembali mengalami kenaikan signifikan.

"Naik banget, karena TGB bisa mendekatkan Jokowi dengan umat Islam," tandas Hendri.
Hendri menilai elektabilitas TGB masih tetap tinggi jikapun dia dicalonkan sebagai capres melawan Jokowi. Peluangnya sama-sama besar apakah diusung sebagai capres atau cawapres pada pemilihan presiden 2019.

Dukungan memang terus bermekaran untuk mendorong TGB maju sebagai capres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Termasuk ustaz fenomenal, Abdul Somad, yang secara tidak langsung memberikan dukungan kepada TGB.

"Bapak TGB, senior saya, berkuasa bukan untuk mencari kehormatan. Beliau sudah lahir dari keluarga terhormat. Bukan untuk jadi terkenal, kakek beliau adalah orang Kiai terkenal dan jadi pahlawan nasional. TGB niatnya hanya satu, yaitu mengabdi untuk menolong agama Allah," kata Ustaz Somad saat memberikan ceramah di Masjid Al Ihsaniah, Kota Seberang, Jambi, awal Maret lalu.

Dukungan terkini datang dari Pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra, Ustaz Arifin Ilham, Rabu (14/3). Ustaz Arifin menyelipkan doa untuk TGB agar bisa menjadi pemimpin bangsa ke depan.

"Calon presiden kita, Tuan Guru Bajang, diberkahi, ya Allah," ujar Ustaz Arifin yang diamini ratusan santri saat acara 'Tabligh Akbar dan Zikir Bersama untuk Negeri' di Ponpes Al-Muchtar, Bekasi Utara, Jawa Barat (Jabar), Rabu (14/3).//cw
Share on Google Plus

About Suara Jatim

Suarajatim.com adalah portal berita yang memfokuskan sentra informasi tentang Jawa Timur dengan tidak menghilangkan topik-topik terhangat di lintasan nasional.