Hormati Hari Suci Nyepi, Warga LDII Tabanan-Bali Salat Tarawih di Rumah

  • LDII Tabanan Menunjukkan Toleransi dengan Menjalankan Tarawih di Rumah Selama Hari Suci Nyepi

warga ldii salat tarawih di rumahSINERGI: Imam Hambali (depan dua dari kiri) bersama Perbekel Dajan Peken dan aparat serta tokoh masyarakat lainnya usai menggelar rapat koordinasi tentang Nyepi.

Bali, Suarajatim.com - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tabanan telah menegaskan komitmennya untuk tidak menggelar tarawih dan kegiatan lainnya pada Hari Suci Nyepi, demi menjaga harmoni dengan umat Hindu.

Sebagaimana diketahui, umat Hindu di Bali merayakan brata penyepian pada tanggal 22 Maret 2023, sedangkan hari pertama puasa diperkirakan jatuh pada tanggal 23 Maret 2023. Namun demikian, tarawih pertama akan dilakukan pada malam Rabu, yang bertepatan dengan malam Nyepi.

Guru Silat LDII Kembangkan Mobil Listrik Otonom, Dikukuhkan Jadi Guru Besar PENS


Ketua Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Tabanan, Imam Hambali, mengatakan dalam rapat koordinasi pada tanggal 18 Maret 2023 di Kantor Perbekel Desa Dajan Peken, Tabanan, bahwa warga LDII sepakat untuk menjalankan salat tarawih dan kegiatan lainnya di rumah masing-masing pada hari pertama Ramadan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk toleransi dan menghormati Hari Suci Nyepi yang dijalankan oleh umat Hindu.

"Kami warga LDII sepakat bahwa Hari Nyepi sebagai hari suci umat Hindu harus berjalan aman, nyaman, tenang, dan damai. Oleh karena itu, kegiatan tarawih atau kegiatan lain seperti tadarus (membaca Alquran) di hari pertama Ramadan kami laksanakan di rumah masing-masing," jelas Hambali.

Ia menegaskan bahwa Gedung Sekretariat DPD LDII Tabanan tidak akan mengadakan acara apapun. "Ini adalah bentuk dari solidaritas dan toleransi kami terhadap semeton Hindu yang ada di Tabanan. Kita semua adalah saudara yang wajib saling menjaga dan menghormati," kata ayah lima anak tersebut.

Menurut Hambali, kegiatan tarawih di rumah masing-masing tersebut juga dilakukan untuk mendukung kesepakatan bersama tentang seruan Nyepi yang diteken antartokoh umat agama bersama pemerintah, aparat, dan pihak terkait di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kecamatan.

LDII Tabanan juga mempraktikkan program "Ngejot" atau "Berbagi" dengan tinggi toleransi di dalamnya. Pada hari Senin, tanggal 20 Maret 2023, pemuda LDII Tabanan mengunjungi Balai Banjar Malkangin, Tabanan. Mereka bertemu dengan anggota Sekaha Teruna-Teruni (STT) yang telah menyelesaikan pembuatan ogoh-ogoh.

Pemuda LDII menyerahkan lima kardus air mineral kepada anggota STT. Air mineral tersebut akan dibawa saat parade ogoh-ogoh pada hari Selasa, tanggal 21 Maret 2023. "Semoga pelaksanaan Nyepi yang bersamaan dengan awal Ramadan ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta membawa kedamaian untuk kita semua," tutup Hambali.(*)
LihatTutupKomentar