Estafet Peduli Bumi: Bukti Kepedulian Asuransi Astra Terhadap Lingkungan dan Pendidikan Indonesia

  • Asuransi Astra melakukan langkah nyata dalam pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas SDM Tanah Air demi masa depan yang lebih bersih dan cerah.

Surabaya, Suarajatim.com - Bumi dengan segala sumber daya di dalamnya merupakan tempat manusia menggantungkan hidup. Oleh karenanya, setiap lapisan masyarakat memiliki kewajiban untuk menjaga dan melestarikan lingkungan secara berkelanjutan. Hal ini disadari oleh Asuransi Astra.


Pada 13 dan 14 Juni 2023, Asuransi Astra menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Estafet Peduli Bumi (EPB) di Surabaya. Acara ini terdiri dari tiga kegiatan utama, antaranya penanaman 5.000 bibit pohon mangrove, pengelolaan sampah yang berkolaborasi dengan Bank Sampah, dan penyaluran beasiswa hingga edukasi dan literasi keuangan berkelanjutan bagi sekolah vokasi Indonesia.


Kota Surabaya dipilih menjadi lokasi kedua setelah Cianjur, dalam melanjutkan estafet aksi sosial tersebut. Harapannya tak lain adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat atas pentingnya mengelola lingkungan demi anak cucu nantinya, serta menaikkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).


Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, Asuransi Astra melakukan penyerahan 5.000 bibit pohon mangrove pada Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya. Mangrove sendiri diketahui mampu melindungi masyarakat dari ancaman besar perubahan iklim seperti abrasi hingga angin topan yang merugikan. 


Pohon mangrove juga dipercaya efektif menyerap dan mengunci karbon lalu menghentikannya merusak lapisan atmosfer. Selain itu, mangrove memiliki ragam sumber daya untuk tempat hidup biota laut.

 

“Kami ucapkan terima kasih kepada Asuransi Astra atas bantuannya demi menjaga lingkungan bersama. Memang masih banyak masyarakat yang belum mengerti pentingnya keberadaan pohon mangrove. Tapi dengan wilayah mangrove yang semakin lestari, kami berharap masyarakat semakin terdorong untuk datang dan mempelajari manfaatnya," kata Joko Suwondo, Ketua Pengelola Ekowisata Mangrove Wonorejo.

 

Masih dalam rangkaian EPB, Asuransi Astra menyerahkan bantuan berupa timbangan sampah, laptop, dan printer untuk mendukung kegiatan operasional pengelolaan di Bank Sampah. Dengan demikian pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang mencemari lingkungan dapat dikurangi.

 

Di bidang pendidikan, Asuransi Astra menunjukkan kepedulian terhadap kualitas SDM di Indonesia melalui literasi keuangan. President Director Asuransi Astra, Christopher Pangestu, secara langsung memberikan materi seputar manajemen keuangan kepada para murid.


Pada kesempatan itu juga Asuransi Astra meningkatkan inklusi keuangan dengan mengajak para murid melakukan aktivasi mandiri asuransi kecelakaan diri, yakni Garda Me Micro serta menyalurkan beasiswa kepada sejumlah murid serta penyerahan bantuan komputer dan laptop kepada sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

 

“Asuransi Astra menyadari tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan seluruh sumber daya yang ada di Bumi. Melalui EPB, kami menyerahkan 5.000 bibit pohon mangrove untuk ditanam serta berkolaborasi dengan Bank Sampah yang mana kami wujudkan juga untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup. Harapannya EPB beserta rangkaian dan komitmen kami dapat diteruskan ke banyak kota di Indonesia agar dapat memberikan kebermanfaatan secara menyeluruh dan merata,” kata Christopher Pangestu, President Director Asuransi Astra.

 

Pada tahun 2022, Asuransi Astra telah berhasil menjalankan upaya sustainability serta menyebarkan kebermanfaatannya di Kota Medan, Semarang, DKI Jakarta, Balikpapan, Makassar, Denpasar, dan Sumba. 


Ada empat pilar yang menjadi fokus dalam menjalankan misinya, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan kewirausahaan. Tahun ini, Asuransi Astra akan terus berkontribusi di kota-kota selanjutnya guna memberikan dampak berkelanjutan demi memberikan peace of mind bagi jutaan masyarakat Indonesia.


Asuransi Astra juga melanjutkan aspirasi bersama para karyawan melalui peresmian instalasi solar panel dengan kapasitas 8,7 kWp di kantor cabang Surabaya, Medan, dan Palembang. Gerakan peralihan dari energi lama ke energi terbarukan berbasis surya yang lebih bersih tersebut bertujuan untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan dampaknya terhadap pemanasan global.


Tak cukup sampai di situ, manajemen Asuransi Astra juga mengeluarkan kebijakan terkait pengelolaan sampah dan manajemen air di lingkungan perusahaan. Harapannya dapat melindungi lingkungan dari kontaminasi limbah, menghemat biaya, sekaligus mengurangi pengeluaran untuk pembuangan.

LihatTutupKomentar