-->

Marak Dijadikan Penipuan Undian, Begini Imbauan Pertamina

hoax pertamina
Pertamina Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Undian Hoaks

Jakarta, Suarajatim.com - Pertamina mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penipuan undian yang mengatasnamakan Pertamina baik yang disampaikan melalui whatsapp, SMS maupun email. 

Vice President Corporate Communicaton Pertamina, Fajriyah Usman menegaskan bahwa seluruh program promosi Pertamina disampaikan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan yakni website www.pertamina.com, akun sosial media @pertamina.com serta aplikasi resmi MyPertamina.

Baca: Pertamina Groundbreaking Pusat RnD dan Layanan Seluas 12.500 Meter Persegi

“Bagi masyarakat yang mendapat pesan pribadi bahwa memenangkan undian tertentu dari Pertamina, baik melalui SMS atau Whatsapp maupun email, agar segera menghubungi Call Center 135 untuk memastikan kebenaran tersebut.” ujar Fajriyah.
Pertamina Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Undian Hoaks


Menurut Fajriyah, saat ini Pertamina sedang melaksanakan Program Berbagi Berkah MyPertamina (BBM) bagi para pelanggan Pertamina yang menggunakan produk-produk unggulan seperti Pertamax Series, Dex Series, Bright Gas serta Pelumas. Syaratnya, telah memiliki akun di aplikasi resmi MyPertamina dan seluruh informasi tersedia pada aplikasi tersebut.

Baca: Mulai Kondusif Pasca Rusuh, Pertamina Kembali Salurkan BBM di Jayapura

“Seluruh program promosi dan hadiah dari Pertamina tidak dipungut biaya karena sudah ditanggung oleh perseroan. Sekali lagi hati-hati, jika ada yang meminta uang sebagai syarat untuk memenangkan hadiah,” imbuh Fajriyah.

Program promosi, lanjut Fajriyah, merupakan upaya Pertamina untuk meningkatkan pelayanan dan loyalitas pelanggan, karena itu semuanya dilaksanakan secara terbuka, transparan dan  akuntabel.

“Jika ada program promosi atau undian berhadiah yang disampaikan secara tertutup, maka dipastikan itu penipuan dan hoaks atau berita bohong, bukan dari Pertamina. Segera hubungi Call Center 135, jangan sampai menjadi korban dari modus penipuan” pungkas Fajriyah.
LihatTutupKomentar